Aktivitas Paus Kripto Meningkat, Sinyal Volatilitas Pasar Kian Menguat

ED
Rabu, 22 Oktober 2025 | 04:42 WIB
Bagikan
Aktivitas Paus Kripto Meningkat, Sinyal Volatilitas Pasar Kian Menguat

VISI.NEWS | JAKARTAAktivitas investor besar atau dikenal dengan istilah crypto whales (paus kripto) dalam beberapa hari terakhir meningkat drastis. Data on-chain mencatat adanya lonjakan transaksi bernilai besar, yang mengindikasikan potensi perubahan arah pasar mata uang digital dalam waktu dekat.

Berdasarkan laporan dari Blockchain.News, tercatat lebih dari 14.600 transaksi besar (masing-masing bernilai di atas US$100.000) terjadi dalam waktu 24 jam terakhir. Jumlah ini menandai peningkatan signifikan dibanding rata-rata harian dalam dua pekan terakhir.

Bitcoin (BTC), sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, menjadi pusat perhatian. Salah satu paus dilaporkan memindahkan 5.000 BTC senilai lebih dari US$150 juta dari dompet pribadi ke alamat yang belum teridentifikasi. Aktivitas seperti ini kerap dikaitkan dengan potensi penjualan atau reposisi aset dalam skala besar.

Sementara itu, Ethereum (ETH) mencatat pergerakan yang berbeda. Alih-alih dipindahkan ke exchange, lebih dari 76.800 ETH dikirimkan ke kontrak staking jaringan Beacon. Total lebih dari 150.000 ETH berpindah tangan dalam sehari, menandakan meningkatnya minat investor besar terhadap staking jangka panjang.

"Ini menunjukkan divergensi strategi antara dua aset terbesar. BTC cenderung didistribusikan ke dompet baru atau exchange, sedangkan ETH justru dikunci untuk jangka panjang. Ada kemungkinan bahwa beberapa whale sedang mengambil posisi baru untuk menyambut fase pasar berikutnya," ujar analis dari CoinReporter.io dalam laporannya, Senin (21/10/2025).

Tak hanya dua aset utama, altcoin seperti Worldcoin (WLD) dan Lido Staked Ether (stETH) juga mengalami lonjakan arus masuk ke exchange. Total aset kripto senilai lebih dari US$115 juta dilaporkan berpindah ke platform perdagangan kripto dalam 24 jam, menurut laporan CryptoTale.org.

Satu kasus yang menyita perhatian datang dari jaringan Cardano (ADA). Selama dua minggu terakhir, salah satu paus terpantau mengakumulasi lebih dari 150 juta ADA, atau senilai lebih dari US$130 juta, saat harga masih berada di bawah level resistance teknikal US$0,9. Namun, akumulasi besar ini belum mampu mendorong harga ADA secara signifikan.

Pengamat menilai arus keluar dan masuk aset dari dan ke exchange dapat menjadi indikator penting. "Jika aset berpindah ke exchange, potensi tekanan jual meningkat. Sebaliknya, jika berpindah ke cold wallet atau ke staking, itu pertanda keyakinan jangka panjang," jelas Weex Global dalam risetnya, Selasa (22/10/2025).

Pergerakan para paus kripto sering kali menjadi sinyal awal dari perubahan tren harga. Namun, analis memperingatkan agar investor ritel tidak menjadikan aktivitas ini sebagai satu-satunya dasar pengambilan keputusan. Faktor makroekonomi, regulasi, dan sentimen pasar global tetap memegang peranan penting dalam pergerakan aset kripto secara umum.

Dengan volatilitas yang kian tinggi dan aktivitas paus yang terus meningkat, para investor disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan data on-chain secara berkala. Transparansi blockchain memungkinkan siapa pun melacak pergerakan aset besar secara real-time, menjadi alat bantu penting dalam membaca dinamika pasar yang kian kompleks.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.