Aktivitas Ekonomi Terganggu, Pasar Banjaran Dikepung Kemacetan
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Kemacetan lalu lintas yang parah menjadi pemandangan harian di kawasan Pasar Banjaran, Kabupaten Bandung. Kondisi ini terjadi hampir sepanjang hari, mulai pagi, siang, hingga sore, bahkan dini hari, di sepanjang Jalan Raya Banjaran.
Jalan Raya Banjaran, yang menghubungkan Alun-alun Banjaran hingga pertigaan Jalan Raya Pangalengan-Soreang-Banjaran ini menjadi titik rawan kemacetan utama akibat aktivitas Pasar Banjaran yang meluber hingga ke bahu jalan, diperparah dengan keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di luar area pasar resmi.
Hal ini secara signifikan mempersempit ruang lalulintas. Selain itu, angkutan umum yang berhenti sembarangan juga turut menambah kekacauan arus kendaraan.
Dampak kemacetan ini dirasakan langsung oleh warga yang melintas. Dadan, seorang pengemudi ojek online (ojol), mengeluhkan waktu tempuh yang berlipat ganda saat melintasi kawasan tersebut.
"Setiap melewati daerah banjaran saya harus lewat sini untuk menjemput penumpang, tapi karena macet jadi harus berangkat lebih awal, kalau ga kayak gitu pasti banyak penumpang yang mencancelnya , apalagi di subuh hari ketika menjemput penumpang berangkat kerja" ujar Dadan, Senin (5/5/2025).
Kemacetan ini tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga berdampak` pada aktivitas ekonomi. Pemborosan bahan bakar, penurunan produktivitas akibat waktu tempuh yang lebih lama, dan stres yang dialami pengguna jalan menjadi beban tambahan bagi masyarakat dan pelaku ekonomi di wilayah tersebut. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!