VISI.NEWS | ACEH SELATAN - Banjir yang melanda Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, terus menggenangi ratusan rumah warga hingga hari ini, Selasa (15/10/2024). Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh warga, tetapi juga memutus akses Jalan Lintas Barat-Selatan di Provinsi Aceh yang menyebabkan lumpuh total.
Ketinggian air yang menutupi badan jalan bervariasi, mencapai hingga lebih dari satu meter di beberapa titik. Akibatnya, ratusan kendaraan terpaksa berhenti dan menunggu hingga banjir surut untuk dapat melanjutkan perjalanan.
Kemacetan panjang kendaraan telah mengular hingga tiga kilometer. Hingga saat ini, belum ada jalur alternatif yang dapat digunakan oleh pengendara yang ingin melintas dari Sumatera Utara menuju Aceh atau sebaliknya, kecuali bagi kendaraan roda dua yang bisa menggunakan rakit yang disediakan oleh warga dengan tarif 30 ribu rupiah per orang dan 50 ribu rupiah per kendaraan untuk menyeberang.
Di sisi lain, sebanyak 1.499 Kepala Keluarga dan 865 jiwa berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Brimob, dan Tim SAR Kabupaten Aceh Selatan yang akan ditempatkan di posko pengungsian yang tersebar di tujuh lokasi di Aceh Selatan. Namun, para pengungsi mengeluhkan minimnya fasilitas, seperti kurangnya toilet dan alas tidur, serta tenda yang sering bocor.
Kondisi semakin mengkhawatirkan karena intensitas hujan yang tinggi terus mengguyur wilayah tersebut, menambah kecemasan warga yang masih bertahan di pengungsian. Meski beberapa bantuan seperti susu formula, popok bayi, dan selimut sudah didistribusikan, warga masih khawatir dengan potensi banjir yang lebih parah. @ffr