Akhir Tahun Pasar Aset Kripto Lesu, Bagaimana Proyeksi Bitcoin dan Lainnya di Tahun 2022?
VISI.NEWS | BANDUNG - Sepanjang tahun 2021, terjadi pasang surut beberapa aset kripto kapitalisasi besar (big cap), seperti Bitcoin, Ethereum dan lainnya. Namun nilai dari aset kripto terpopuler, Bitcoin saat ini alami penurunan hampir 30% dari rekor tertinggi, yakni di kisaran harga US$ 69.000 yang
berhasil dicapainya pada November lalu. Dengan demikian dapat dilihat bahwa sepanjang tahun ini pergerakan Bitcoin sangat tidak menentu.
“Banyak faktor penyebab lesunya market aset kripto belakangan ini, khususnya Bitcoin, Ethereum dan lainnya. Kebijakan pengawasan yang bakal semakin ketat, investor yang wait and see atau bahkan ada yang cut loss untuk kebutuhan akhir tahun, sehingga akan cenderung stagnan beberapa bulan ke depan,” kata Afid Sugiono, Trader Tokocrypto, dalam rilisnya Jumat (24/12/2021).
Afid menyatakan walaupun pergerakan Bitcoin dan lainnya cukup liar, tak dapat dipungkiri bahwa aset kripto itu masih tergolong favorit dan salah satu jenis investasi yang cukup ramai diminati. Sejauh ini kebanyakan aset kripto big cap, khususnya Bitcoin sedang menunjukan siklus pengulangan.
"Bukan tidak mungkin di kemudian hari Bitcoin dan kripto bisa semakin luas diterima oleh masyarakat. Fundamental Bitcoin yang bagus, ditambah dengan kepercayaan investor terhadap Bitcoin sudah semakin meningkat, tentu harganya cenderung akan terus naik setiap tahunnya, dan tentu ini bisa dijadikan suatu aset masa depan,” ungkapnya.
Bagi masyarakat yang ingin mempelajari investasi aset kripto dan ekosistem blockchain lainnya, katanya, bisa instal aplikasi Kriptoversity yang saat ini tersedia di Google Play Store. Selain itu, bisa memanfaatkan tools atau insight di Tokocrypto insights.tokocrypto.com/signal yang bekerja sama dengan KepingAI untuk dapatkan pemahaman terkait koin/token di market sebelum melakukan investasi.
Bursa Kripto akan Hadir di Indonesia, Bagaimana Prospeknya?
Sektor investasi aset kripto di Indonesia akan kembali bergeliat dan memasuki babak baru. Jika tidak ada halangan, pemerintah dalam hal ini Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) akan meluncurkan bursa kripto paling lambat awal tahun 2022.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!