AJI Kecam Tindakan Aparat yang Melakukan Kekerasan pada Jurnalis di Sukabumi

Desi Rossilawati
Kamis, 27 Maret 2025 | 12:24 WIB
Bagikan
AJI Kecam Tindakan Aparat yang Melakukan Kekerasan pada Jurnalis di Sukabumi

Kronologis:

Seorang jurnalis media online di Sukabumi Andri Somantri pada Senin (24/3/2025) sekitar Pukul 17.20 WIB, yang sedang meliput aksi tersebut untuk salah satu media online (VISI.NEWS),  menjadi korban tindakan represif aparat. Saat Andri mengambil gambar situasi pemukulan, seorang anggota polisi menarik lehernya hingga ID card pers miliknya putus.

Peristiwa tersebut ditengah kondisi ricuh demo tolak UU TNI di depan Kantor DPRD Kota Sukabumi.

Kemudian di tengah kerisuhan tersebut, jurnalis detikJabar yang juga Anggota AJI Bandung Siti Fatimah juga sempat diminta untuk menghapus video yang merekam tindakan represif aparat terhadap dua orang massa aksi yang terkepung di tengah petugas.

Salah satu polisi memerintahkan anggota lainnya berpangkat Bripka untuk menghapus video sambil hendak merebut handphone milik Siti. Namun, Siti menegaskan bahwa dirinya berasal dari media dan berhak mengambil video di ruang publik.

Atas kejadian itu jelas, AJI Bandung Biro Sukabumi juga mengkritik pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian selama aksi berlangsung.

Selain itu, tindakan represif terhadap seorang peserta aksi di dekat sebuah toko parfum. Peserta aksi tersebut diduga menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa anggota kepolisian. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap cara aparat menangani situasi demonstrasi. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.