91% Dokter di Asia Tenggara Berpartisipasi dalam Sesi Belajar Digital
Dokter menilai, interaksi yang berlangsung pada beragam saluran tersebut pada umumnya bermanfaat, dan memberikan skor 7,1 dari 10. Menurut mayoritas dokter, mereka berinteraksi dengan staf perusahaan di industri kesehatan lewat saluran digital, minimum 50% dari seluruh waktu kerjanya.
"Hasil survei ini menunjukkan, sektor layanan kesehatan kini telah mengalami digitalisasi," jelas Roychowdhury. "Pesatnya pangsa pasar layanan digital dan preferensi belajar dokter mencerminkan peluang besar bagi perusahaan yang bergerak di industri kesehatan untuk meningkatkan mutu interaksi dengan dokter. Maka, kalangan perusahaan ini dapat memaksimalkan metode interaksi daring guna melengkapi metode interaksi tatap muka."
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!