Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,624 Juta per Gram 2 Sep 2026 615 Warga Karo Dievakuasi Usai Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat 2 Sep 2026 Andina Narang Dukung Kebijakan Afirmatif Prabowo untuk Putra-Putri Dayak Masuk TNI 2 Sep 2026 Viral Oknum Wartawan di Sukabumi Ngamuk, Kepsek Sebut Kerap Minta Uang ke Sekolah 2 Sep 2026 1.300 KK di Desa Cisaat Sukabumi Kesulitan Air Bersih Dampak Kemarau 2 Sep 2026 Viral Ngamuk Minta Uang ke Sekolah, Oknum Wartawan di Sukabumi Jadi Tersangka 2 Sep 2026 Cuaca Bandung Hari Ini 2 September, Cerah hingga Berawan dan Suhu Capai 32 Derajat 2 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 2 September 2026 2 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 2 September 2026 2 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 2 September 2026 2 Sep 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,624 Juta per Gram 2 Sep 2026 615 Warga Karo Dievakuasi Usai Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat 2 Sep 2026 Andina Narang Dukung Kebijakan Afirmatif Prabowo untuk Putra-Putri Dayak Masuk TNI 2 Sep 2026 Viral Oknum Wartawan di Sukabumi Ngamuk, Kepsek Sebut Kerap Minta Uang ke Sekolah 2 Sep 2026 1.300 KK di Desa Cisaat Sukabumi Kesulitan Air Bersih Dampak Kemarau 2 Sep 2026 Viral Ngamuk Minta Uang ke Sekolah, Oknum Wartawan di Sukabumi Jadi Tersangka 2 Sep 2026 Cuaca Bandung Hari Ini 2 September, Cerah hingga Berawan dan Suhu Capai 32 Derajat 2 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 2 September 2026 2 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 2 September 2026 2 Sep 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 2 September 2026 2 Sep 2026

615 Warga Karo Dievakuasi Usai Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat

Desi Rossilawati
Rabu, 2 September 2026 | 09:33 WIB
Bagikan
615 Warga Karo Dievakuasi Usai Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat

Kondisi Posko Pengungsian Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026), yang menjadi tempat pengungsian warga terdampak peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung./visi.news/BPBD Karo.

VISI.NEWS - Sebanyak 615 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi petugas gabungan ke lokasi pengungsian sebagai langkah antisipasi terhadap bahaya paparan erupsi Gunung Sinabung.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan evakuasi dilakukan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung setelah terjadi erupsi besar sejak awal pekan.

"Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak sekitar 211 keluarga atau 615 jiwa warga Desa Kuta Tengah telah berada di lokasi pengungsian Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran," kata Berton dalam keterangannya dikutip, Rabu (2/9/2026).

Berton menjelaskan, evakuasi diprioritaskan bagi warga yang tinggal di sekitar zona rawan erupsi. Selain Desa Kuta Tengah, Desa Payung di Kecamatan Payung juga termasuk kawasan yang berpotensi terdampak paparan letusan Gunung Sinabung.

"Untuk warga Desa Payung, Kecamatan Payung, saat ini dilaporkan masih bertahan di kediaman masing-masing namun tetap berada dalam kondisi siaga penuh di bawah pemantauan tim gabungan," cetusnya.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi bahwa evakuasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap peningkatan aktivitas Gunung Sinabung. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi sebelumnya telah menaikkan status aktivitas Gunung Sinabung dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Gunung Sinabung sebelumnya juga melontarkan kolom abu tebal dengan ketinggian mencapai 3.500 meter di atas puncak.

Seiring peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, zona bahaya Gunung Sinabung diperluas. BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas di sejumlah kawasan yang masuk dalam zona berbahaya.

Adapun kawasan yang dimaksud meliputi seluruh desa yang telah direlokasi, radius 3 kilometer dari puncak Gunung Sinabung, dan radius sektoral hingga 6 kilometer ke arah selatan-timur.

Penetapan zona tersebut mengikuti rekomendasi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menjaga keselamatan masyarakat dari potensi bahaya erupsi.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.