61 Jemaah Haji Asal Kabupaten Sukabumi Pulang
Jemaah haji Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam kloter 13 ketika tiba di Sukabumi pada Rabu (17/6/2026) dini hari./visi.news/andri
Manan menjelaskan, Atjeng meninggal dunia setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Sepulang dari Mina, kondisi kesehatannya menurun. Saat diperiksa oleh tim kesehatan, jemaah lansia tersebut dinyatakan meninggal dunia di kamar hotel tempatnya beristirahat.
Menurut Manan, faktor usia dan kelelahan diduga menjadi penyebab menurunnya kondisi kesehatan almarhum. Pasalnya, rangkaian puncak ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima karena aktivitas ibadah yang cukup menguras tenaga.
"Beliau wafat setelah melaksanakan puncak haji, Armuzna. Artinya kembali dari Mina, kondisi kesehatannya drop, kemudian dicek oleh tim dokter, ternyata beliau meninggal dunia di hotel ketika sedang beristirahat di kamarnya. Begitu laporan dari petugas kesehatan," kata Manan.
Ia menambahkan, almarhum dimakamkan di Kota Suci Makkah. Sementara seluruh barang bawaan milik almarhum, mulai dari koper, air zamzam, hingga tas tentengan, telah dibawa pulang dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Selain itu, terdapat dua jemaah asal Kabupaten Sukabumi yang harus dijemput oleh petugas kesehatan ke bandara karena mengalami gangguan kesehatan. Sehingga kepulangan ke Sukabumi diantar ambulans.
"Kemudian hari ini juga ada dua jemaah yang langsung dijemput oleh petugas kesehatan ke bandara. Jadi karena kondisi kesehatannya menurun, maka kepulangan ke Sukabumi langsung menggunakan ambulans.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!