5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing
China Unicom Beijing dan Huawei Dukung World Humanoid Robot Games ke-2 dengan 5G-A GigaUplink. /VISI.NEWS/IST
Jaringan dengan latensi rendah memungkinkan pertukaran informasi berlangsung lebih cepat sehingga robot dapat menjalankan perintah dan melakukan penyesuaian dalam waktu singkat.
Dalam pengujian di lokasi pertandingan, kecepatan uplink tertinggi yang tercatat mencapai 1 Gbps. Sementara itu, rata-rata latensi berada di bawah 30 milidetik.
Teknologi jaringan tersebut kemudian dipadukan dengan sistem penentuan posisi BeiDou RTK atau Real-Time Kinematic.
Integrasi ini memungkinkan tingkat akurasi posisi pada skala desimeter hingga subdesimeter.
Bagi robot yang harus bergerak secara mandiri, kemampuan mengetahui posisi dengan tingkat akurasi tinggi menjadi sangat penting.
Robot dapat menggunakan informasi posisi tersebut untuk melakukan navigasi otomatis, menghindari rintangan, serta menjalankan perlombaan yang membutuhkan ketepatan tinggi.
Kombinasi konektivitas dan positioning menjadi semakin relevan ketika robot harus bergerak di lingkungan yang kompleks.
Robot tidak hanya membutuhkan "mata" melalui sensor, tetapi juga membutuhkan kemampuan mengetahui lokasi dirinya secara akurat dan bertukar informasi dengan sistem pengendali.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!