23 Sekolah Terdampak Bencana Sukabumi, Dua Diantaranya Perlu Relokasi
Lima menuturkan, bencana itu terjadi pada Rabu 4 Desember, yang dimana beberapa hari lagi sekolah dijadwalkan melaksanakan ujian akhir. Sehingga pihak KCD mengintruksikan kepada sekolah di daerah yang terdampak bencana agar melaksanakan ujian secara daring, apabila tidak memungkinkan untuk daring maka jangan dulu dilaksanakan ujian sampai kondisi benar-benar memungkinkan. Sehingga ada beberapa sekolah yang mengundur jadwal ujiannya.
"Ada yang diundur tiga sekolah dari Kecamatan Kalibunder kemudian Sagaranten dan Simpenan. Tiga sekolah itu kini sudah selesai melaksanakan ujian, jadi ketika hari Senin dan Selasa tidak bisa maka hari Rabu ada kesempatan mereka ujian," kata Lima.
Bantuan untuk Siswa
Lima menyatakan usai ujian, sekolah libur namun para guru terutama wali kelas masih terus melakukan pendataan anak didiknya yang terdampak bencana. Adapun yang terdata baru mencapai 626 siswa dan jumlah siswa yang terdampak bencana kemungkinan akan terus bertambah.
Dia mengungkapkan kendala yang dialami saat ini yaitu menyampaikan laporan data, karena sinyal seluler yang masih belum normal di daerah-daerah pelosok.
"Untuk siswa yang terdampak bencana dari KCD telah memberikan bantuan school kit atau perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, alat tulis sampai sepatu. Selain itu dari sekolah-sekolah di kota dan kabupaten yang tidak terdampak bencana memberikan bantuan berupa sembako, susu, pampers untuk keluarga siswanya," ujar Lima. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!