Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

15 Komposer Muda Beraliran Berbagai Genre Musik Ikut "Katabunyi Forum 2022"

ED
Rabu, 9 November 2022 | 20:20 WIB
Bagikan
15 Komposer Muda Beraliran Berbagai Genre Musik Ikut "Katabunyi Forum 2022"

VISINEWS | SOLO - Program "Katabunyi Forum" untuk memfasilitasi para komposer muda Indonesia agar dapat meningkatkan kualitas karya musik dan memberikan pemahaman tentang literasi musik, akan digelar untuk kedua kalinya selama 4 hari dari 10 - 13 November 2022 di Magetan, Jawa Timur.

Sebanyak 15 komposer muda dari sejumlah daerah dengan latar belakang berbagai aliran dan genre musik, akan terlibat dalam "Katabunyi Forum 2022" bertajuk “Sorak Sorai Keberaksaraan Musik”, yang diprakarsai "Kandhang Art Hybrid Space" dan didukung Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Kemendikbud Ristek.

Joko S Gombloh dari komunitas "Kandhang Art Hybrid Space", menjelaskan kepada wartawan di Kulonuwun Kopi Solo, Rabu (9/11/2022), Katabunyi Forum kedua tahun 2022 ini kembali digelar, merujuk pada forum yang sama dalam Pekan Komponis Muda 2021 lalu, yang membuka kesadaran tentang pentingnya literasi musik.

"Program ini bertujuan memfasilitasi komponis-komponis muda Indonesia, agar dapat menjadi generasi komponis yang tidak hanya produktif dalam berkarya, tetapi juga memiliki pemahaman literasi yang mumpuni. Sehingga mereka cakap menuliskan gagasan karya dalam bingkai dramaturgi ideal, serta memiliki jejaring yang luas," katanya didampingi manajer program Katabunyi Forum 2022, Reizky Habibullah dan koordinator kerjasama, Fafa Utami.

Menurut Joko S Gombloh, yang diundang dalam Katabunyi Forum merupakan para komposer pencipta lagu dan bukan para pemusik. Sebanyak 15 orang peserta program tahunan pada 2022 ini, merupakan komposer mutakhir hasil kurasi dari para komposer muda seluruh Indonesia.

"Aliran musik apapun di Indonesia kita libatkan dalam forum ini. Sebanyak 15 komposer yang telah melewati kurasi, mewakili berbagai aliran musik di Nusantara yang memiliki latar belakang yang bhineka. Dari forum ini, kita bisa melihat peta musik Tanah Air," jelasnya.

Menyinggung kegiatan selama 4 hari d Katabunyi Forum 2022, baik Joko Gombloh maupun Reizky Habibullah, mengungkapkan, forum ini sebagai perayaan ekspresi bunyi dan musik, dari berbagai genre produksi musik yang berbeda-beda.

Reizky menyebutkan, di antara ke-15 komposer muda peserta Katabunyi Forum 2022, sebanyak 2 orang berasal dari Subang, yaitu M Gigin Ginanjar dan Giant Maeztoso. Selain itu, komposer muda Bandung, Dinar Risbianti dan Gilang M Perdana yang beraliran rock metal juga lolos kurasi sebagai peserta.

Peserta dari luar Jawa, di antaranya tercatat nama komposer muda Ramadanur Al Fajri (Pariaman), I Gede Yogi S (Jembrana), Weldi Saputra (Indragiri Hulu) dan Ni Made Ayu D Satvitri (Badung).

Dalam agenda Katabunyi Forum yang meliputi forum dramaturgi karya musik, forum inkubasi penciptaan musik dan forum inkubasi produksi musik, para peserta akan diminta menciptakan komposisi musik produksi bersama dan menyajikan karyanya untuk didokumentasikan.

"Jadi, Katabunyi Forum adalah pertemuan wacana komposer muda yang belum pernah ketemu. Mereka akan melakukan produksi bersama dengan memadukan aliran musik yang beragam. Kita berharap setelah forum ini mereka bisa membuat program sendiri dalam menciptakan komposisi musik dengan warna baru, sekaligus menuliskan latar belakang karyanya," sambungnya.

Joko S Gombloh menambahkan, ekspresi individual para komposer muda, diharapkan nampak pada forum ini. Hal itu karena setiap komposer sudah punya latar belakang bermusik yang berbeda-beda.

"Seperti komposer Ali Gardy dari Situbondo, semula namanya tidak ada di peta komposer Indonesia. Tetapi karyanya luar biasa, sehingga akan tampak di forum ini. Karena yang dikurasi berasal dari berbagai aliran, ada praktisi, ada aliran klasik, aliran lokal tradisional dan campursari. Bahkan, Gilang Perdana adalah seorang komposer beraliran rock metal," tandasnya.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.