11 Pohon di Bandung Dikuliti, DLH Fokus Rawat Pohon
Salah satu pohon yang dikuliti oleh orang-orang tidak dikenal berada di Jalan Pahlawan, Kota Bandung, Selasa (18/8/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, memastikan pihaknya akan fokus melakukan perawatan terhadap 11 pohon yang dikuliti di Jalan Pahlawan, Kota Bandung.
Perawatan dilakukan untuk mencegah pohon mengalami kerusakan lebih parah hingga berpotensi mati. DLH Kota Bandung menargetkan perawatan dilakukan selama tiga bulan ke depan.
"Kami akan lakukan treatment, setidaknya tiga bulan ke depan mulai dari kemarin," kata Darto dalam keterangannya dikutip, Rabu (19/8/2026).
Darto mengatakan, DLH Kota Bandung memberikan sejumlah obat khusus tanaman untuk mencegah munculnya jamur yang berpotensi menyebabkan pohon mati. Obat yang diberikan antara lain Antracol, fungisida, dan vitamin B1.
Selain pemberian obat, DLH juga akan membungkus bagian pohon yang dikuliti menggunakan karung goni. Langkah tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan sirkulasi udara agar pohon tetap dapat bernapas.
"Kami akan bungkus juga pohon-pohon tersebut dengan karung goni, tetapi dengan kehati-hatian agar pohon bisa tetap bernapas. Intinya akan kami rawat, kami upayakan jangan sampai mati," ucapnya.
Darto memastikan DLH Kota Bandung tidak akan memberikan sanksi kepada pelaku yang menguliti 11 pohon tersebut. Keputusan itu diambil karena pelaku diduga memiliki gangguan kesehatan mental.
"Pelaku diduga memiliki gangguan kesehatan karena apa yang dilakukannya (menguliti pohon) tidak dilakukan dalam kesadaran penuh. Saya tidak bisa menyampaikan penyakit apa yang diderita pelaku karena bukan dalam ranah saya," ungkapnya.
Selain melakukan perawatan, DLH Kota Bandung juga akan melakukan penyiraman secara rutin dan pengawasan khusus terhadap 11 pohon tersebut. Pengawasan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
"DLH Kota Bandung meminta bantuan kepada masyarakat apabila ada kasus serupa, tolong disampaikan ke DLH Kota Bandung," tandasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!