Yaumil Ijtima, Pengajian Bulanan PCNU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Al Huda Rancaekek

ED
Minggu, 26 November 2023 | 14:01 WIB
Bagikan
Yaumil Ijtima, Pengajian Bulanan PCNU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Al Huda Rancaekek

Kepergian KH. Asep Jamaludin, kata KH Agus, tentunya dirasa berat oleh kita semuanya, dan pergerakan kita dalam Nahdatul Ulama Kabupaten Bandung, diharapkan bisa lebih baik lagi.

Dalam pengajian rutin bulanan PCNU Kabupaten Bandung, KH. Sofyan Yahya yang merupakan Mustasyar PWNU, mengingatkan para jamaah pengurus PCNU, dari mulai Pengurus PCNU, hingga ranting, terkait rutinan mengngaji hikam ini.

"Pengajian merupakan bentuk untuk memperkuat keimanan dan kesadaran kita pada Allah, dan bentuk kenikmatan ini hanya akan disadari, takala kita tahu makna hakikinya, menguatkan sandaran hanya padaNya, karena petunjuk kebenaran tidak semuanya manusia dapatkan, sebab kadang kita terkelabuhi menempatkan nama manusia dalam hati kita, sehingga nama Allah tak ada di sana.

"Dan harusnya kita mengantungkan semuanya hanya padaNya, bukan pada manusia, sebab bisa jadi malah Allah memberi nikmat pada kita itu, sesuatu yang lebih baik, dan kita tak memahaminya, " ujarnya.

Tausiah dari KH. Sofyan Yahya ini sangat mengena hati para jamaah yang hadir saat itu, dakwah dengan pendekatan peristiwa kontekstual keseharian umat, di barengi analogi-analogi sederhana yang akurat, telah membuat jamaah yang hadir saat itu bisa di ajak untuk kembali berintrospeksi diri, sehingga hadir kembali kesadaran mendalamnya, akan diri, keimanan, dan ketergantungan manusia yang tidak akan pernah lepas dari keberadaan Allah SWT.

Adapun pesan Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung, KH Imron Rosyadi, yang kebetulan memiliki jadwal bentrok, dan tak bisa menghadiri acara itu, menghimbau kepada warga Nahdliyyin NU Kabupaten Bandung, bahwa esempatan adanya Yaumul Ijtima ini, mari kita bisa ramaikan.

"Sehingga kehadiran warga Nadhlatul Ulama semakin kuat pengetahuan, juga pemahaman, dan mampu di aplikasikan ilmu yang didapatkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan membentuk karakter luhur, dan kita sebagai warga Nahdliyyin mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi manusia lainnya, di mana kita hidup berbaur di masyarakat," ujar KH Imron.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.