World Rabies Day 2025: Pemkab Bandung Targetkan Terbebas Rabies Tahun 2029
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pertanian melaksanakan puncak rangkaian kegiatan World Rabies Day di halaman Kantor Dinas Pertanian Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (14/10/2025).
Puncak kegiatan World Rabies Day ini dihadiri Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bandung. Kegiatan ini pula sebagai tindaklanjut dari kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan Dinas Pertanian diawali sejak 8 September 2025 lalu yang digelar di 10 titik Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) di Kabupaten Bandung.
Selain kegiatan World Rabies Day yang puncaknya jatuh pada 28 September 2025 lalu juga bertepatan dengan kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Bulan Pengurangan Risiko Bencana atau PRB.
Pada kesempatan itu turut dilaksanakan vaksinasi rabies dan kastrasi gratis, pelayanan kesehatan hewan gratis, cek kesehatan gratis, webinar hybrid bencana non alam, lomba mewarnai untuk anak sekolah yang diundang dalam kegiatan tersebut. Selain itu dilaksanakan pula kegiatan pasar tani puas yang menyediakan bazar produksi pertanian lokal.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna ,melalui Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, mengatakan bahwa puncak pelaksanaan rangkaian World Rabies Day hari ini, dalam pelaksanaannya Dinas Pertanian bekerjasama atau berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.
"Dan juga Bulan Penanggulangan Bencana Non Alam. Ini salah satu upaya bahwa bencana alam itu bukan hanya banjir, longsor, atau misalkan gempa bumi. Ada bencana non alam yang harus diwaspadai oleh masyarakat juga terkait dengan rabies," kata Ina Dewi Kania dalam keterangannya di sela-sela kegiatan.
Ina Dewi Kania mengatakan bahwa penyakit rabies ini menular dari binatang.
"Kalau kita dicakar, atau misalkan digigit, itu akan menular ke manusia. Dan dampaknya akan sangat berisiko sekali bagi manusia yang terkena oleh rabies tersebut," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!