Wenni Wijayanti Nilai MotivAction Kuatkan Fondasi Seorang Mukmin
VISI.NEWS – Sebuah buku tidak hanya dinilai dari banyaknya halaman yang dibaca, tetapi juga dari refleksi yang ditinggalkannya di hati pembaca. Pengalaman itulah yang dibagikan Wenni Wijayanti, Region Funding & Transaction Manager Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, yang juga dikenal sebagai book lover dan lifelong learner, setelah menuntaskan buku MotivAction: Inspirasi Islami untuk Menggerakkan Hidup, Kerja, dan Bisnis Penuh Makna karya Heri Cahyo Bagus Setiawan.
Melalui unggahan di akun Instagram @reviewbukuwenni, Minggu (19/7/2026), yang secara khusus didedikasikan sebagai ruang berbagi catatan dan ulasan buku, Wenni menuliskan bahwa MotivAction mengingatkannya pada makna perubahan yang sesungguhnya.
"Buku ini mengingatkanku bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Kadang dimulai dari mengingat kembali siapa diri kita," tulis keterangan dalam unggahanya.
Menurut Wenni, kekuatan MotivAction bukan terletak pada ajakan mengejar kesuksesan semata, melainkan pada kemampuannya mengajak pembaca kembali kepada fondasi kehidupan seorang muslim.
"Aku suka cara MotivAction disusun. Bukan langsung mengajarkan cara meraih sukses, tetapi mengajak pembaca kembali ke fondasi: menjadi mukmin yang kuat. Dari sana, buku ini mengalir ke pertanyaan yang lebih dalam. Mengapa kita bekerja? Untuk apa kita bergerak? Bagaimana menjaga lisan, bersyukur, dan melibatkan Allah dalam setiap keputusan?" lanjutnya.
Sebagai profesional di industri perbankan syariah, Wenni menilai pertanyaan-pertanyaan tersebut justru menjadi kekuatan utama buku.
Baginya, keberhasilan dalam karier tidak dapat dipisahkan dari nilai, niat, dan kedekatan seseorang kepada Allah SWT.
Salah satu bagian yang paling membekas baginya adalah Bab 2, yang mengajak pembaca bekerja dan berbisnis dengan niat menghadirkan kemaslahatan.
Menurutnya, pesan tersebut mengingatkan bahwa setiap aktivitas profesional bukan sekadar mengejar target atau pencapaian, melainkan bagian dari ibadah yang harus dilandasi niat yang benar.
Selain itu, Wenni juga menyoroti pembahasan mengenai pentingnya melibatkan Allah dalam setiap keputusan.
"Buku ini mengingatkan bahwa keputusan terbaik lahir dari hati yang bertawakal," jelasnya.
Baginya, pesan tersebut sangat relevan bagi siapa pun yang setiap hari dihadapkan pada berbagai pilihan dan tanggung jawab, baik dalam kehidupan maupun pekerjaan.
Refleksi lain yang membekas adalah cara MotivAction mengingatkan pembaca bahwa keberhasilan bukan alasan untuk merasa paling hebat. Buku tersebut, menurut Wenni, berulang kali mengajak pembaca menyadari bahwa setiap nikmat, pencapaian, dan keberhasilan pada akhirnya merupakan anugerah Allah yang patut disyukuri, bukan alasan untuk menumbuhkan kesombongan. Yang membuat pengalaman membaca semakin berbeda, lanjut Wenni, adalah hadirnya Voice MotivAction pada setiap akhir bab.
"Rasanya seperti membaca buku sambil ditemani podcast refleksi," katanya.
Menurutnya, pendekatan tersebut membuat pengalaman membaca terasa lebih personal karena setiap pesan tidak hanya dibaca, tetapi juga dapat didengarkan langsung melalui suara penulis.
Melalui QR Code yang tersedia pada setiap akhir bab, pembaca dapat mengakses rekaman asli Voice MotivAction yang sebelumnya disiarkan melalui Radio Suara Muslim Surabaya.
Bagi Wenni, inovasi tersebut menjadikan MotivAction menghadirkan dua pengalaman literasi sekaligus: membaca dan mendengarkan.
"Satu buku, dua pengalaman. Buku selesai, suaranya tetap menemani," katanya.
Menanggapi ulasan tersebut, penulis MotivAction, Dr. Heri Cahyo Bagus Setiawan, menyampaikan bahwa pengalaman pembaca seperti yang dibagikan Wenni merupakan salah satu tujuan utama penulisan buku tersebut.
"Sejak awal saya berharap MotivAction tidak berhenti sebagai bacaan, tetapi menjadi teman refleksi yang terus menemani pembaca melalui tulisan maupun rekaman suara. Ketika pembaca menemukan makna yang relevan dengan kehidupan, pekerjaan, dan ikhtiarnya, di situlah buku ini mulai menjalankan fungsinya," ujarnya.
Bagi Heri, sebuah buku tidak selalu diukur dari banyaknya teori yang disampaikan, melainkan dari sejauh mana ia mampu menggerakkan hati, mengubah cara berpikir, dan mendorong pembacanya menjadi pribadi yang lebih baik. Karena itu, MotivAction dihadirkan bukan sekadar sebagai bacaan, tetapi sebagai ruang refleksi yang mengajak setiap orang menguatkan iman, memperbaiki ikhtiar, dan menghadirkan nilai dalam setiap langkah kehidupan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!