Waspada Penipuan Berkedok Sedekah!
VISI.NEWS | BANDUNG - Bersedekah di Bulan Ramadan adalah kegiatan yang pasti dilakukan oleh umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Tidak hanya untuk berbagi kebaikan, bersedekah di bulan Ramadan juga menjadi keutamaan karena pahala yang akan diberikan dilipatgandakan. Namun, sangat disayangkan momen baik ini tidak jarang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menjebak mereka yang ingin berbagi kepada sesamanya.
Dengan mengatasnamakan Yayasan atau instansi penyalur donasi atau sedekah, pelaku kejahatan dengan mudah menipu korbannya dengan mengirimkan tautan atau file berformat APK melalui pesan SMS atau WhatsApp untuk meretas data pribadi korban tersebut.
Untuk mencegah hal ini terjadi, berikut hal yang harus kita perhatikan!
1.Cek Kredibilitas
Sebelum kita bersedekah atau memberikan data tertentu, ada baiknya kita mengecek terlebih dahulu kredibilitas dari Yayasan atau instansi tersebut. Jika nama website muncul di halaman paling awal saat kita mengetik nama instansi atau Yayasan tersebut di mesin pencarian, maka bisa dikatakan aman.
Selain itu, pastikan situs yang dipakai bukan dibentuk menggunakan domain gratis seperti blogspot.com dan wordpress.com. Informasi dalam situs resmi juga perlu kita periksa untuk memastikan bahwa Yayasan atau instansi yang akan menyalurkan donasi kita sudah legal di mata hukum dan memiliki izin yang sesuai.
2.Waspada dengan Pesan Mencurigakan
Saat menerima pesan dari nomor yang mengatasnamakan Yayasan atau instansi tempat kita bersedekah, jangan gegabah dalam menanggapinya. Kredibilitas nomor yang menghubungi kita dapat diperiksa menggunakan aplikasi yang dapat mengidentifikasi kontak resmi, spam, atau penipuan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!