Warga Difabel Dapat Layanan Khusus Bus Low Deck Ramah Difabel

ED
Rabu, 12 Januari 2022 | 04:37 WIB
Bagikan
Warga Difabel Dapat Layanan Khusus Bus Low Deck Ramah Difabel

VISI.NEWS | SOLO - Warga difabel akan mendapatkan layanan khusus transportasi perkotaan, menggunakan bus low deck yang dirancang dengan konsep medium monocoque yang ramah difabel.

Bus low deck satu-satunya yang baru pertama di Indonesia tersebut, selama sebulan mulai Selasa (11/1/2022) diujicobakan di Kota Solo dan dioperasikan bersama bus kota Batik Solo Trans (BST) untuk melayani jalur Koridor I, jurusan Kartasura - Palur.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Solo, Hari Prihatno, ketika peluncuran ujicoba bus low deck tersebut di halaman kantor Dishub kawasan Manahan, menyatakan, bus khusus yang ramah difabel tersebut akan dapat melengkapi kebutuhan kendaraan angkutan umum bagi warga difabel.

“Kami terimakasih kepada Adi Putro yang sudah membuat prototipe bus low deck monocoque. Harapan kami, di setiap koridor BST bisa dilengkapi satu arau dua unit bus tersebut. Kalau mungkin, kami akan minta ke Menteri Perhubungan untuk pengadaan di masing-masing koridor,” katanya.

Hari menjelaskan, dalam ujicoba yang dilakukan selama sekitar satu bulan, baru akan melayani rute Koridor I BST. Ujicoba melibatkan jajaran Dinas Perhubungan Pemkot Solo, perwakilan Adi Putro, warga difabel serta perwakilan tim advokasi difabel Solo.

Bus yang dirancang dan dirakit perusahaan karoseri Adi Putro tersebut, berukuran panjang sekitar 9 meter dengan 2 pintu untuk naik-turun penumpang. Sedangkan ketinggian dek atau lantai bus dengan permukaan jalan hanya sekitar 35 cm.

Pada pintu bagian tengah yang cukup lebar, dilengkapi ramp lipat untuk jalur penumpang berkursi roda agar mudah masuk bus.

Bus low deck ramah difabel tersebut hanya berisi 20 tempat duduk, termasuk satu tempat duduk pengemudi. Posisi tempat duduk diatur sedemikian rupa, di antaranya ada tiga kursi yang menghadap ke pintu masuk yang satu bisa dilipat untuk menempatkan kursi roda.

Di bagian depan interior bus low deck ramah difabel itu, dipasang monitor teks berjalan yang memberikan informasi halte tujuan dan lain-lain.

Kecuali itu, bus juga dilengkapi pesan suara sesuai yang tertulis pada monitor agar dapat membantu penumpang tunarungu maupun tunanetra.

Engineering Manager PT Adi Putro, Eko Widianto, menjelaskan, bus berukuran sedang atau medium tersebut dibuat dengan konsep monocoque atau rangka tunggal.

Bus dengan konsep monocoque tersebut, kami pertama diproduksi di Indonesia pada 1994. Sedangkan bus low deck khusus untuk difabel dengan ukuran medium, juga merupakan yang pertama di Indonesia.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.