Wamentan: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Solusi Akses Obat Terjangkau
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 22 April 2025 | 17:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong upaya pemenuhan akses kesehatan yang lebih terjangkau di pedesaan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Program ini diharapkan mampu menekan harga obat-obatan yang selama ini sulit dijangkau masyarakat desa.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjelaskan, koperasi ini menjadi wujud nyata dari berbagai program pemerintahan Prabowo yang ingin memperluas jangkauan layanan publik, termasuk dalam hal ketersediaan obat murah.
"Di India, kebanyakan orang di desa itu mendapatkan obat yang harganya 10% lebih murah dari harga komersil. Nah ini yang kita inginkan, yang Presiden inginkan itu, masyarakat desa di Indonesia bisa beli obat lebih murah dari harga komersil," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Gedung Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Menurutnya, kehadiran koperasi ini penting untuk memastikan masyarakat desa tak perlu membayar mahal saat membutuhkan obat. Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan menjadi jembatan antara kebutuhan medis masyarakat dan harga yang terjangkau.
Program ini akan dijalankan melalui tiga pendekatan, pembentukan koperasi baru, transformasi koperasi yang sudah berjalan dengan baik, serta revitalisasi koperasi lama yang tidak aktif. Pemilihan skema koperasi disesuaikan dengan hasil musyawarah desa khusus yang melibatkan kepala desa dan warga.
"Jadi hasilnya sesuai musyawarah masyarakat desa dan disesuaikan dengan kebutuhan dari masyarakat desa, situasi, dan kondisi masyarakat yang ada di desa tersebut," tegas Sudaryono. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!