Wamendikti Saintek Sepakati Pentingnya Nilai Antikorupsi Dalam Pendidikan Sejak Dini
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Stella Christie, menilai perlunya ada penanaman nilai-nilai antikorupsi secara konsisten di satuan pendidikan.
Menurut Stella, nilai-nilai antikorupsi itu dibangun mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi sebagai landasan membangun generasi berintegritas sejak dini.
"Sehingga kita semua bisa mengurangi tindak pidana korupsi demi mencapai Indonesia emas 2045," kata Stella dikutip dalam keteranagnnya, Sabtu (26/4/2025).
Sebelumnya diberitakan, kondisi integritas di dunia pendidikan tengah mengalami penurunan. hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan dari KPK tahun 2024 integritas pendidikan berada di angka 69,50, turun dari angka 71 pada 2023.
"Indeks Integritas Pendidikan Nasional tahun 2024 69,50 berada di level koreksi atau menyampaikan upaya perbaikan integritas melalui internalisasi nilai-nilai sudah dilakukan, meskipun implementasi serta integritas belum merata, adalah, dan optimal," kata Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana dalam acara peluncuran SPI Pendidikan di Gedung C1 KPK, Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Survei dilakukan dalam rentang 22 Agustus 2024 hingga 30 September 2024.
Adapun pelaksanaan SPI Pendidikan 2024 ini melibatkan 36.888 satuan pendidikan dan 449.865 responden yang tersebar di 38 provinsi/507 kabupaten/kota. Berdasarkan hasil survei tersebut, KPK menemukan enam masalah korupsi di Indonesia, pertama adalah kejujuran akademik.
Berdasarkan hasil survei tersebut, KPK menemukan enam masalah korupsi di Indonesia, pertama adalah kejujuran akademik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!