Waktu Terbaik Minum Teh Hijau untuk Tingkatkan Fokus
Matcha./visi.news/alodokter.
VISI.NEWS - Teh hijau dapat menjadi salah satu pilihan minuman untuk membantu menjaga fokus. Dalam setiap cangkir teh hijau terdapat sekitar 35 miligram kafein, antioksidan, serta asam amino L-theanine yang dikaitkan dengan ketajaman mental.
Menurut siaran Eating Well dikutip, Sabtu (5/9/2026) waktu setempat, L-theanine merupakan asam amino yang terdapat dalam teh hijau. Kandungan tersebut membantu menetralisir efek stimulan kafein sehingga memberikan ketajaman mental yang lebih tenang dan tidak terlalu gelisah.
Seperti kafein pada umumnya, kandungan dalam teh hijau membutuhkan waktu untuk mencapai tingkat penyerapan puncak di dalam tubuh.
“Beberapa penelitian terbaru menemukan bahwa dibutuhkan sekitar satu jam untuk mencapai tingkat penyerapan kafein dan antioksidan puncak dalam teh hijau,” kata ahli diet terdaftar sekaligus ahli herbal Jenna Volpe, RDN, LD, IFNCP, CLT.
Meski demikian, ahli diet terdaftar Jennifer Pallian, B.Sc., RD, mengatakan belum terdapat bukti bahwa ada satu waktu universal yang paling tepat untuk mengonsumsi teh hijau agar mendapatkan manfaat terhadap fokus.
Kendati demikian, Volpe dan Pallian merekomendasikan konsumsi teh hijau pada pertengahan pagi atau awal siang hari.
Waktu Minum Teh Hijau
Sebagian orang memilih mengonsumsi teh hijau pada akhir pagi atau pertengahan siang untuk membantu mencegah penurunan fokus.
Namun, kandungan kafein dalam teh hijau juga perlu diperhatikan karena efeknya dapat bertahan selama beberapa jam di dalam tubuh.
Ahli gizi Priscilla Swahn, M.S., RD, menyarankan agar konsumsi teh hijau pada sore hari dipertimbangkan dengan kondisi tubuh masing-masing, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
“Kafein dapat tetap berada di dalam tubuh selama berjam-jam, jadi mengandalkan teh hijau di sore hari untuk mengatasi penurunan energi pada akhirnya dapat merugikan anda jika mempengaruhi kualitas tidur,” tambah Swahn.
Menurut Swahn, respons tubuh terhadap kafein berbeda pada setiap orang. Karena itu, waktu konsumsi dapat disesuaikan dengan toleransi tubuh masing-masing.
Ia juga menyarankan konsumsi teh hijau pada pagi hari setelah sarapan. Teh hijau sebaiknya tidak digunakan untuk menggantikan makanan karena tubuh dan otak tetap membutuhkan energi dari asupan makanan.
“Menggabungkan teh pagi Anda dengan makanan seimbang yang mengandung protein, karbohidrat kaya serat, dan lemak sehat dapat membantu mendukung energi dan konsentrasi yang lebih stabil sepanjang pagi,” kata Swahn.
Matcha Bisa Lebih Cepat Dirasakan
Bagi penggemar matcha, manfaat kandungan teh hijau mungkin dapat dirasakan lebih cepat dibandingkan teh hijau biasa. Hal tersebut berkaitan dengan bentuk matcha yang berasal dari daun teh yang telah digiling menjadi bubuk.
Menurut Volpe, bentuk bubuk tersebut dapat meningkatkan potensi dan penyerapan kafein, L-theanine, serta katekin.
Meski teh hijau dapat membantu mendukung fokus, menjaga konsentrasi sepanjang hari tidak hanya bergantung pada minuman tersebut.
Pallian menyebut istirahat sejenak dapat membantu memulihkan energi dan fokus. Selain itu, menjaga asupan cairan dengan minum air secara berkala juga penting.
Waktu makan juga sebaiknya tidak dilewatkan karena tubuh membutuhkan asupan energi untuk beraktivitas.
“Lonjakan dan penurunan gula darah dapat merugikan fokus dan fungsi kognitif. Untuk energi yang stabil, makanlah tiga kali makan seimbang, ditambah camilan sesuai kebutuhan," ujar Volpe.
Selain menjaga pola makan dan asupan cairan, aktivitas fisik juga dapat membantu fungsi kognitif. Latihan aerobik, latihan beban, maupun latihan gabungan disebut dapat mendukung kemampuan tersebut.
“Bahkan jalan kaki singkat pun dapat menjadi penyegaran yang bermanfaat ketika konsentrasi mulai memudar,” kata Swahn.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!