Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

Wakil Wali Kota Bandung Tinjau Langsung Sampah Liar di Babakan Ciparay

Desi Rossilawati
Selasa, 10 Juni 2025 | 20:00 WIB
Bagikan
Wakil Wali Kota Bandung Tinjau Langsung Sampah Liar di Babakan Ciparay
VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau langsung lokasi penumpukan sampah liar di wilayah RT 06 RW 06, Kelurahan Babakan Ciparay, Selasa (10/6/2025). Peninjauan dilakukan setelah warga melaporkan bau menyengat dan kondisi lingkungan yang terganggu akibat sampah yang menumpuk. “Warga sudah melapor karena sampah di sini sudah mengganggu kenyamanan,” ujar Erwin di lokasi. Sebagai respons awal, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung segera mengangkut sampah dari titik tersebut. Namun, Erwin menekankan perlunya solusi jangka panjang agar penumpukan tidak kembali terulang. Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembangunan jembatan kecil atau akses saluran oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga untuk mempermudah penanganan sampah. Ia juga menginstruksikan para lurah dan camat agar aktif mendata dan melaporkan titik-titik sampah liar di wilayah masing-masing. Menurutnya, sampah liar merusak citra kota dan harus ditangani secara sistematis. Erwin menyoroti pentingnya pengelolaan TPS menjelang hari-hari besar seperti Idulfitri dan Iduladha. Ia menyebut strategi pengosongan TPS sebelum libur terbukti efektif mengurangi lonjakan volume sampah. Terkait strategi umum, Pemkot Bandung menerapkan tiga tahap dalam penanganan sampah liar: penanganan awal, pemulihan lingkungan, dan penormalan lokasi agar tak digunakan kembali sebagai TPS ilegal. Saat ini, tercatat 136 titik penumpukan sampah yang akan ditangani secara bertahap. Untuk mengurangi ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, yang kuotanya terbatas, Pemkot kini mengoperasikan tujuh unit insinerator. Targetnya, 30 unit bisa diaktifkan untuk menangani lebih banyak sampah secara mandiri di tingkat kota. Dengan volume sampah harian mencapai 1.496 ton, dan hanya sekitar 1.000 ton yang bisa dibuang ke TPA, penumpukan menjadi masalah serius, terutama di kawasan seperti Gedebage. “Ini jadi perhatian serius kami. Maka pengelolaan sampah di tingkat lokal harus terus ditingkatkan,” kata Erwin. Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, Pemkot memperluas program Kawasan Bebas Sampah (KBS) yang ditargetkan mencakup hingga 700 RW. Erwin juga mendorong pemanfaatan dana Prakarsa senilai Rp 200 juta untuk pengelolaan sampah secara berkelanjutan di lingkungan RW. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.