"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026

Waketum MUI: Dai Harus Pahami Makna Perbedaan

ED
Selasa, 30 Agustus 2022 | 08:03 WIB
Bagikan
Waketum MUI: Dai Harus Pahami Makna Perbedaan

VISI.NEWS | JAKARTA Integrasi merupakan bagian penting dan tidak bisa dipisahkan dalam konteks persatuan bangsa. Pemahaman ulang makna integrasi dan memahami perbedaan pun mutlak diperlukan bagi seorang dai.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, menjelaskan sebagaimana kebhinekaan ketika pendirian Negara Madinah yang tercantum dalam Piagam Madinah, integrasi terlihat dari adanya penganut agama yang berbeda-beda yaitu Islam, Yahudi, Nasrani, dan Majusi.

“Perbedaan itu tetap ada, tetapi dijadikan landasan semangat untuk mendirikan sebuah bangsa,” jelas Kiai Marsudi, saat memberikan pengarahan dalam Standardisasi Dai yang ke-15 yang diselengarakan Komisi Dawah MUI, di Kantor PP Muhammadiyah, Senin (29/8/2022), dilansir dari laman resmi MUI pusat.

Dalam kaitannya dengan berdakwah, Kiai Marsudi menyampaikan bahwa seorang dai harus memahami integrasi dan perbedaan serta memiliki jiwa yang mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan seperti nilai mu’ahadah wathaniyah, darul mu’ahad, dan daarul mitsaq.

Dengan memahami perbedaan keduanya, maka akan menghantarkan kepada nilai-nilai kemaslahatan. Di samping itu, seorang dai juga akan dapat mengetahui siapa saja target-target dakwahnya.

Oleh sebab itu, Kiai Marsudi mengingatkan jangan lupa pemahaman kita yang dilandasi dengan prinsip

ﺍﻟﺠﻤﻊ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻤﺼﻠﺤﺘﻴﻦ، ﻣﺼﻠﺤﻪ ﺍﻟﺨﺎﺻﺔ\\ ﻭﻣﺼﻠﺤﺔ ﺍﻟﻌﺎﻣﺔ، ﻭ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻭﺍﻟﻤﻮﺍﺯﻧﺔ ﺑﻴﻦ ﺍﻟﻤﺼﺎﺑﻴﺢ ﺍﻟﻤﺘﻀﺎﺭﺑﺔ ،

yaitu menyatukan antara dua kemaslahatan , kemaslahatan khusus dan kemaslahatan umum, merekonsiliasikan dan menyeimbangkan antara kemaslahatan yang bertentangan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.