Wahana di Pangalengan Sambut Kehadiran Para Wisatawan
Camat Pangalengan, Vena Andriawan, melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna menjamin pelayanan optimal dan keamanan bagi para pelancong. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi lintas sektoral yang telah dilakukan sebelumnya.
"Hal ini untuk memastikan para pengelola wisata bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan. Kita juga dari Pemerintah Kecamatan Pangalengan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para wisatawan yang berkunjung ke Pangalengan," tuturnya.
Dalam pengecekan di wahana arum jeram Sungai Palayangan, Camat Vena memberikan atensi khusus pada aspek kebersihan. Area pujasera kini menerapkan pola zero waste, di mana pengunjung diminta untuk menyelesaikan konsumsi di tempat guna menekan timbulan sampah plastik.
"Jangan menyisakan botol mineral maupun dibawa ke luar. Cukup selesai di pujasera," tegas Vena saat meninjau area komersial.
Keunikan lain dalam menyambut wisatawan tahun ini adalah sentuhan tradisi Sunda. Para petugas di area rafting tampak mengenakan pakaian tradisional pangsi. Selain itu, pengelola menyediakan Panggung Budaya Bedas yang menampilkan kesenian lokal Pangalengan untuk menghibur wisatawan yang tengah mengantre giliran.
Aspek keselamatan menjadi poin yang tidak bisa ditawar. Pengelola menetapkan batas usia minimal 7 tahun bagi peserta arum jeram dan mewajibkan penerapan SOP yang ketat, termasuk penggunaan perlengkapan keselamatan lengkap.
"Dipastikan memakai rompi dan helm keselamatan bagi para peserta, untuk memastikan benar-benar para peserta arum jeram aman dan nyaman saat menikmati suasana liburan rafting tersebut," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!