Wagub Lepas Kafilah Jabar ke MTQ Nasional di Kalimantan Selatan
“MTQ membawa nilai-nilai syiar Islam. Karenanya niatkan peserta untuk ibadah. Kalau berangkat tidak niat ibadah, khawatir nanti akan jadi semacam permainan saja. Yakinkan dalam hati, demi syiar Islam. Maka, sebelum berangkat tanamnkan dulu jiwa ketauhidannya,” katanya.
Upaya terbaik
Sementara itu Kakanwil Kemenag Jabar Drs. H. Ajam Mustajam, M. Si., menjelaskan, pada dasarnya MTQ merupakan sarana tempat para ahli Al-Quran dari berbagai pelosok terhimpun dan berkonsentrasi dalam kebaikan melalui berbagai cabang yang ada. Sebagai mediasi syiar Al Quran, MTQ tidak boleh terhalang apalagi terhenti oleh keadaan apa pun. Tetapi bisa menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan kondisi yang dihadapi seperti situasi pandemi sekarang ini.
Dengan dukungan penuh dari Pemprov Jabar, LPTQ Jawa Barat dapat memainkan peran besar dalam turut mensukseskan berbagai program keagamaan.
Seperti program Magrib Mengaji , program Satu Desa Satu Hafiz, Jurnalistik Pesantren, dan Literasi Digital, Masjid Juara, dan Kerukunan Umat beragama.
Dengan membawa segala potensi yang dimiliki Jabar pada MTQ Nasional, kita meraih peringkat III bersama yaitu Jabar dan Jatim.
“Bismillah, kita akan melakukan yang terbaik, untuk masyarakat Jawa Barat. Terutama untuk Pak Gubernur, Pak Wagub, serta ibu Asda dan kita semua. Mudah -mudahan dengan ikhtiar dan upaya yang terbaik kita mendapatkan sesuai yang kita inginkan,” ucapnya.
"Mari kita bercita-cita memberikan kado terindah untuk ibu Asda yang sebentar lagi akan memasuki masa purnabakti di tahun depan, juga memberikan kado terindah untuk Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur yang akan mengakhiri periode jabatan," tambahnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!