Wacana Bitcoin Jadi Aset Cadangan Nasional, Mungkinkah?
Model ini diharapkan dapat memangkas biaya transaksi, mengurangi ketergantungan pada perantara, sekaligus memberdayakan wirausahawan lokal dan pelaku usaha kecil. Pemerintah juga optimistis langkah ini akan menarik investasi asing serta perusahaan rintisan kripto untuk beroperasi di El Salvador, memperkuat posisinya sebagai pusat Bitcoin global.
Sorotan Dunia
Rencana ini menjadi perhatian komunitas internasional. Banyak pihak menilai, keberhasilan bank Bitcoin di El Salvador bisa menjadi acuan bagi negara berkembang lain untuk mengintegrasikan mata uang digital ke dalam sistem keuangan resmi.
Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa kripto tak lagi hanya instrumen investasi, tetapi dapat menjadi bagian dari infrastruktur keuangan nasional. Bagaimana bank ini akan beroperasi dan seberapa besar dampaknya terhadap perekonomian masih akan menjadi sorotan dunia.
Seiring El Salvador terus memimpin dalam adopsi Bitcoin, dunia menunggu bagaimana eksperimen ambisius ini akan membentuk masa depan perbankan dan keuangan global.
El Salvador Geser Korea Utara jadi Negara Pemegang Bitcoin Terbesar ke-4 di Dunia
El Salvador telah menggeser Korea Utara dalam kepemilikan Bitcoin terbanyak di dunia.
Melansir News.bitcoin.com, Selasa (27/5/2025) penggeseran terjadi setelah jaringan kriminal internet asal Korea Utara, Lazarus Group melikuidasi sekitar 1.938 BTC, sehingga kehilangan nilai lebih dari USD 212 juta atau Rp3,4 triliun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!