Wabup Garut Buka Pelatihan Kader Penggerak Dakwah Islam Wasathiyah
VISI.NEWS | GARUT - Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman membuka resmi Pelatihan Kader Penggerak Dakwah Islam Wasathiyah Bagi Kader Dai di Desa se-Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Minggu (18/9/2022).
Wabup Garut menyampaikan bahwa manusia saat ini merupakan umat pertengahan, maka dari itu cara ia menerjemahkan hidup sebagai umat pertengahan itu salah satunya adalah dengan memberikan perhatian kepada kemiskinan, moralitas, dan perhatian terhadap hal yang dihadapi oleh masyarakat.
“Kita berupaya bagaimana mengurangi hal yang diluar wasathiyah, kita tahu ya di zaman nabi zaman sahabat itu ada yang namanya golongan mutazinah, jangan sampai membesar golongan mutazilah itu, kekisruhan politik bisa terjadi,” ucap Wabup Garut.
Ia menyampaikan, pelatihan ini merupakan sebuah sarana untuk menjadikan masyarakat khususnya generasi muda dalam menjalani kehidupan sebagai umat pertengahan, dengan memberikan pemahaman-pemahaman khususnya terkait dakwah kepada masyarakat.
“Karena biasanya ketidakmauan menjadi umat wasthiyah itu dikarenakan pemahaman yang belum lengkap pak, kalau bapak-bapak kan masantrennya lama, di masyarakatnya juga lama, kayaknya ini nanti untuk daerah tengah tu yang muda-muda pak kiai ya,” lanjutnya.
Helmi Budiman berterima kasih kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut yang telah menyelengarakan kegiatan pelatihan ini dalam rangka membangun dakwah wasathiyah di Kabupaten Garut.
“Ya jadi bapak ibu sekalian, para ustaz, para kiai, alhamdulilah saya sebagai Wakil Bupati Garut tentu mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Ketua MUI berserta seluruh jajaran, atas upaya-upaya bagaimana membangun dakwah wasatiah yang harus dimiliki oleh kita bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Garut, Sirojul Munir menyampaikan bahwa tantangan para mujahid dakwah saat ini sangat berat, apalagi jika tidak menyiapkan diri sebagai dai yang tsaqofah, yang mampu dari berbagai disiplin ilmu, tidak hanya ilmu agama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!