Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026

Wabup Garut : Budaya Literasi Penting untuk Kemajuan

ED
Kamis, 22 September 2022 | 19:24 WIB
Bagikan
Wabup Garut : Budaya Literasi Penting untuk Kemajuan

VISI.NEWS | GARUT - Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Budaya Literasi yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (22/9/2022).

Dalam sambutannya, wakil bupati,  mengatakan, budaya literasi dinilai sangat penting guna menentukan keberhasilan profesi atau pekerjaan agar memperoleh hasil yang baik dan maksimal. Literasi juga mampu meningkatkan perilaku menjadi lebih baik.

“Hari ini kan adalah bagaimana dengan literasi ini bisa mendukung revolusi mental, saya kira dengan banyak membaca, dengan banyak kita memahami kemudian kita melaksanakan, kemudian juga kita interaksi dengan maysarakat, dengan interaksi juga ada literasinya maka perilaku kita berdasarkan rujukan tadi akan lebih baik, mental kita akan lebih baik,” kata Wabup Garut dilansir dari laman resmi Pemkab Garut.

Selain itu, imbuhnya, literasi sangat penting dalam kemajuan khususnya bagi Kabupaten Garut, dan umumnya bagi bangsa dan negara. Untuk meningkatkan budaya literasi, pihaknya telah membangun perpustakaan yang cukup megah dan bagus, yang bisa digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

“Kita juga ada taman baca, kita juga ada perpustakaan keliling, kemudian juga judul-judul bukunya juga kita lengkapi, jadi kita keliling ada yang ke desa, ada juga di tempat-tempat keramaian agar masyarakat senang kepada literasi,” lanjutnya.

Tak hanya sarana literasi, Wabup Garut juga menerangkan jika pihaknya memiliki tenaga penyuluh yang berasal dari berbagai profesi. Tenaga penyuluh ini bukan hanya menyampaikan informasi tetapi juga memberikan literasi kepada masyarakat.

“Juga ada partisipasi masyarakat, taman baca masyarakat yang saya lihat sudah banyak berkembang dan tentu merupakan bagian daripada upaya upaya yang sifatnya pentahelix, yaitu upaya dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengusaha, perusahaan, media massa dan juga kelompok kelompok masyarakat,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan budaya literasi, karena akan berdampak terhadap kemajuan yang akan diperoleh. Ia mengungkapkan, kesuksesan akan didapatkan jika masyarakat meningkatkan budaya literasi. Ia juga berharap, kegiatan budaya literasi akan semakin digalkkan sampai ke wilayah pelosok.

“Kita punya 42 kecamatan, kita punya 442 desa (dan) kelurahan, RW aja ada 6.000 sampai 8.000 ini pekerjaan yang memerlukan tenaga yang cukup besar untuk menjangkau seluruh masyarakat, menjangkau seluruh kelompok masyarakat agar ada peningkatan budaya literasi,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Literasi, Inovasi dan Kreativitas Kemenko PMK RI, Molly Prabawaty menyampaikan, berdasarkan indikator literasi global seperti Progress In International Reading Literacy Studies (PIRLS), Program For International Student Assessment (PISA), dan Programme for the International Assessment of Adult Competencies (PIAAC) menempatkan Indonesia pada posisi yang rendah, dikarenakan nilai budaya literasi dan tingkat kegemaran membaca di Indonesia relatif masih rendah.

“Nilai budaya literasi dalam indeks pemajuan kebudayaan tahun 2020 baru mencapai 61,63. Ini sumber dari Kemendikbudristek tahun 2021 sedangkan target tahun 2024 sebesar 71, masih terdapat gap sebesar 9,37 poin,” ucapnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.