Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Vonis Bersyarat Harry Maguire Akhiri Sengketa Hukum Panjang Kasus Mykonos

ED
Kamis, 5 Maret 2026 | 15:01 WIB
Bagikan
Vonis Bersyarat Harry Maguire Akhiri Sengketa Hukum Panjang Kasus Mykonos

VISI NEWS | BANDUNG - Pengadilan Yunani menyatakan Harry Maguire bersalah atas tiga dakwaan, yakni penyerangan ringan, melawan penangkapan, dan percobaan penyuapan. Meski demikian, hukuman tersebut bersifat bersyarat sehingga sang pemain tidak harus menjalani masa penjara.

Putusan ini dijatuhkan hanya beberapa jam sebelum Manchester United menghadapi Newcastle United dalam laga Premier League. Maguire tetap tampil dalam pertandingan tersebut dan tidak hadir langsung dalam proses persidangan.

Kasus ini bermula pada musim panas 2020 ketika Maguire berlibur bersama keluarganya di pulau wisata Mykonos, Yunani. Liburan tersebut berubah menjadi insiden setelah terjadi perselisihan antara rombongan Maguire dan sekelompok turis asal Inggris.

Keributan itu berujung pada penangkapan Maguire bersama saudara laki-lakinya, Joe Maguire, serta seorang teman mereka oleh polisi setempat. Pada putusan awal, bek Inggris itu sempat divonis 21 bulan penjara bersyarat atas tuduhan penyerangan berat, melawan penangkapan, dan percobaan penyuapan.

Namun, menurut hukum Yunani, putusan tersebut otomatis dibatalkan setelah diajukan banding sehingga proses sidang ulang digelar. Proses hukum yang panjang sempat mengalami beberapa kali penundaan, termasuk pada Mei 2023 karena pengacara pembela tidak tersedia, serta Februari 2024 akibat aksi mogok kerja pengacara di Yunani.

Sidang juga sempat ditunda dua kali lagi pada Maret dan Oktober tahun lalu sebelum akhirnya kembali digelar pada Rabu waktu setempat. Dalam putusan terbaru, pengadilan tetap menyatakan Maguire bersalah atas tiga dakwaan, tetapi mengurangi masa hukuman menjadi 15 bulan dan menghapus kewajiban pembayaran denda yang sebelumnya dikenakan.

Sementara itu, Joe Maguire dibebaskan dari dakwaan percobaan penyuapan. Namun, pengadilan tetap menguatkan dakwaan penyerangan berat dan penghinaan verbal terhadap polisi.

Pihak yang dekat dengan Maguire menyebut pemain berusia 32 tahun itu menolak beberapa kesempatan untuk menyelesaikan perkara melalui kesepakatan finansial. Ia disebut memilih melanjutkan proses hukum untuk membersihkan namanya dan berencana mengajukan banding hingga ke Mahkamah Agung Yunani.

Dalam wawancara dengan BBC pada 2020, Maguire pernah menceritakan kronologi kejadian yang menurutnya bermula saat dua pria mendekati adik perempuannya, Daisy Maguire, di sebuah bar.

Menurutnya, Daisy diduga disuntik zat yang tidak diketahui hingga sempat pingsan. Situasi tersebut memicu kepanikan yang kemudian berujung keributan dengan pihak yang kemudian diketahui sebagai polisi.

Maguire mengatakan dirinya sempat merasa terancam dan panik saat kejadian berlangsung. Ia bahkan mengaku sempat berpikir dirinya dan keluarganya akan diculik.

Setelah ditangkap, Maguire menghabiskan dua malam dalam tahanan sebelum akhirnya dibebaskan. Ia menyebut pengalaman tersebut sebagai peristiwa yang sangat buruk dalam hidupnya. @fajar

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.