VISI | Ya Allah, Ramadhan Segera Berlalu
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Gunakanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum datang masa tuamu, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, dan hidupmu sebelum datang matimu." (HR. Al-Hakim)
Setiap Ramadhan yang berlalu adalah pengingat bahwa waktu kita semakin singkat. Kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri semakin menipis. Jika kita tidak bersungguh-sungguh dalam beribadah tahun ini, apa jaminan kita akan mendapat kesempatan lagi tahun depan?
Banyak orang yang tahun lalu masih bersama kita, tetapi kini telah tiada. Mereka telah pergi dengan amal yang mereka miliki, tanpa bisa kembali untuk memperbaiki kekurangan mereka. Kita yang masih hidup diberikan kesempatan berharga ini, tetapi apakah kita benar-benar menghargainya?
Ramadhan adalah bulan ampunan. Namun, apakah kita sudah benar-benar memohon ampun dengan hati yang tulus? Apakah kita sudah menangisi dosa-dosa yang telah lalu? Ataukah kita hanya menjalani Ramadhan sebagai rutinitas tahunan, tanpa ada perubahan yang berarti dalam diri kita?
Saat ini, malam-malam terakhir Ramadhan tengah berlangsung. Malam-malam yang penuh dengan keberkahan, di mana doa-doa diijabah dan ampunan Allah terbuka lebar. Namun, sudahkah kita benar-benar memanfaatkannya? Ataukah kita masih terlena, sibuk memikirkan dunia yang fana?
Rasulullah ﷺ pernah menangis saat menaiki mimbar, dan ketika para sahabat bertanya, beliau bersabda:
"Celakalah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, tetapi dosanya tidak diampuni." (HR. Ahmad)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!