VISI | Terra Drone

ED
Kamis, 11 Desember 2025 | 05:05 WIB
Bagikan
VISI | Terra Drone

Yang menarik, serangkaian produk unggulan mereka terasa seperti daftar yang ironis bila dibaca setelah kejadian. Terra Patro, misalnya, konon dapat patroli 24 jam penuh. Namun pengawasan terbaik tetap membutuhkan manusia yang memastikan pintu darurat terbuka, alat pemadam berfungsi, dan prosedur dipatuhi. Teknologi hanya membantu—tak pernah menggantikan.

Terra Grid, yang menawarkan kemampuan memantau jaringan listrik hingga ke sudut terjauh, juga terasa seperti bab yang terbaca lain ketika dihubungkan dengan kabar kebakaran. Siapa pun tahu bahwa banyak insiden industri dimulai dari masalah kelistrikan. Namun alat yang tersedia tidak selalu menjamin deteksi dini, terlebih bila sistem keselamatan internal lebih mengandalkan kebiasaan daripada disiplin.

Di bidang geologi, Terra Explo menjanjikan kemampuan melihat yang tersembunyi dari permukaan. Tetapi di dunia manajemen risiko, yang paling sering tersembunyi justru adalah titik rawan prosedural—tempat di mana semua orang merasa aman, sehingga tak lagi memeriksa dua kali. Ruang itu jarang tersentuh sensor.

Perusahaan menyampaikan rasa duka dan kerja sama penuh dengan pihak berwenang dalam investigasi. Investigasi tentu akan mengurai apa yang semestinya tidak lagi tersembunyi: bagaimana prosedur berjalan, bagaimana kesiapsiagaan dilakukan, dan apakah tata kelola berada setara dengan teknologi yang dipasarkan. Transparansi menjadi langkah yang tak bisa ditawar.

Di saat yang sama, dukungan bagi keluarga korban menjadi satu-satunya hal yang dapat dilakukan dalam masa berkabung. Tragedi semacam ini mengingatkan bahwa kecanggihan alat tidak pernah berada di atas nilai nyawa manusia. Kejadian yang singkat bisa menghapus banyak hal yang dibangun bertahun-tahun, kecuali empati.

Indonesia kini menyaksikan sebuah perusahaan teknologi besar menerima pelajaran terpenting dalam dunia modern: bahwa kesiapsiagaan internal bukan sekadar pelengkap dari produk yang dipasarkan, tetapi pondasi yang harus diperkuat terlebih dahulu. Teknologi mungkin bisa memetakan bumi dengan akurat, tetapi manusia selalu membutuhkan tata kelola untuk memetakan risiko sehari-hari.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.