Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

VISI | Seratus Hari

ED
Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:55 WIB
Bagikan
VISI | Seratus Hari

Pendidikan tidak butuh itu. Pendidikan membutuhkan kehadiran pemimpin yang membumi, yang tahu kondisi di pelosok, yang menghargai jerih payah guru honorer, yang memahami tantangan guru di sekolah inklusif, yang mendengar keluh kesah kepala sekolah tanpa harus menunggu viral di media. Inilah mengapa seratus hari pertama penting: karena kita tidak bisa menunggu lima tahun untuk melihat perubahan. Jika di awal masa jabatan saja kepala daerah gagal menempatkan orang-orang yang mumpuni, maka sangat mungkin lima tahun berikutnya hanya akan jadi waktu yang terbuang.

Kita membutuhkan pemimpin daerah yang berani melawan arus pragmatisme politik. Pemimpin yang paham bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak langsung menghasilkan suara, tetapi membentuk peradaban. Dan itu hanya bisa dilakukan jika orang-orang yang mengurusi pendidikan berasal dari rahim pendidikan itu sendiri. Sebagai guru yang telah mengabdi lebih dari tiga dekade, penulis tidak berharap terlalu muluk dari kepala daerah. Kami hanya berharap satu hal: jangan rusak dunia pendidikan dengan kepentingan politik jangka pendek. Biarkan pendidikan berjalan di jalur profesional, dengan komando orang-orang yang punya keilmuan dan integritas.

Seratus hari bisa menjadi awal dari masa depan yang cerah—atau awal dari kehancuran yang terstruktur. Pilihannya ada di tangan pemimpin kita hari ini.***

  • Doktor Ilmu Pendidikan, Praktisi Pendidikan dan Hipnoterapis

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.