VISI | Rendah Hati
Pertama, apabila melihat orang yang masih muda, maka katakanlah dalam hati bahwa orang ini belum banyak durhaka kepada Allah sedangkan aku sudah banyak durhaka, sehingga orang ini tidak diragukan lagi bahwa dia pasti lebih baik dariku. Kedua, apabila melihat orang yang lebih tua, maka katakanlah dalam hati bahwa orang ini sudah beribadah sebelum aku, dengan begitu tidak diragukan lagi bahwa dia lebih baik dariku. Ketiga, apabila melihat orang alim (berilmu), katakanlah dalam hatimu bahwa orang ini sudah diberi kelebihan oleh Allah, dan kelebihan yang diperolehnya tidak diberikan Allah kepadaku. Dia menyampaikan suatu kebaikan kepada orang lain sedangkan aku tidak menyampaikannya. Dia tahu hukum-hukum yang tidak aku tahu, sehingga dia jauh lebih alim dari padaku.
Keempat, apabila bertemu bertemu dengan orang bodoh, kurang ilmu dan wawasan, maka katakanlah dalam hatimu, bahwa orang ini durhaka kepada Allah kerana ketidaktahuannya. Sedangkan aku durhaka kepada Allah dengan pengetahuanku. Maka hukuman Allah kepadaku lebih berat dibanding orang ini. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir hidupku dan akhir hidup orang ini. Kelima, apabila melihat melihat orang kafir, maka katakanlah dalam hatimu, bahwa aku tidak tahu, boleh jadi dia akan masuk Islam dan mengisi akhir hidupnya dangan amal kebaikan, dan dengan keislamannya itu dosa dosanya keluar dari dirinya seperti keluarnya rambut dari timbunan tepung. Sedangkan aku, boleh jadi tersesat dari Allah (karena ujub memuja diri dan memandang rendah orang lain) dan akhirnya menjadi kafir, dan hidupku berakhir dengan amal buruk. Orang seperti ini boleh jadi besok menjadi orang yang dekat dengan Allah dan aku menjadi orang yang jauh dari Allah. Inilah yang diingatkan Allah dalam Surah Al- Najm Ayat 32 yang terjemahannya. “Maka janganlah engkau menilai dirimu lebih suci (dibanding orang lain). Dia (Allah) lebih tahu siapa orang-orang yang bertakwa".
- Prof. Dr. H. Ilyas Husti, M.A., Direktur Program Pascasarjana UIN Suska Riau.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!