VISI | Pepesan Kosong di HGN
Jika semua itu dilakukan, guru tidak membutuhkan janji apa pun. Karena guru hanya butuh kepastian. Menjelang Hari Guru Nasional ini, izinkan suara sederhana dari ruang kelas disampaikan kepada para pemimpin: “Jangan berikan kami pepesan kosong lagi.”
Kami tidak ingin panggung. Kami tidak butuh tepukan yang dipenuhi kamera.
Kami hanya ingin penghormatan yang nyata—penghormatan yang tercermin dalam kebijakan, bukan sekadar kata. Sebab setiap janji yang diingkari akan melahirkan kecewa. Dan kekecewaan guru adalah kekecewaan bangsa. Jika kita ingin masa depan yang cerah, jangan lukai lagi para penjaga masa depan itu. Jangan melahirkan pepesan kosong berikutnya. Jangan lagi menjadi pemimpin yang menyisakan luka di hati guru.
Pada akhirnya, bangsa ini hanya akan setinggi kualitas gurunya.
Dan kualitas guru hanya akan tumbuh jika negara berdiri di belakang mereka—bukan hanya ketika kamera sedang menyala, tetapi ketika ruang kelas sudah kembali sepi.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!