VISI | Pentingnya Negara Memiliki GBHN
Mengantisipasi Perubahan Global Secara Terencana
Tantangan masa depan seperti revolusi industri 5.0, perubahan iklim, transformasi digital, dan dinamika geopolitik menuntut negara memiliki strategi jangka panjang yang lintas generasi. GBHN berfungsi sebagai kompas strategis agar Indonesia dapat mengantisipasi perubahan global melalui rencana pengembangan SDM, riset, inovasi, keamanan nasional, hingga ketahanan energi. Dengan adanya arah yang jelas, negara dapat mengarahkan sumber daya secara optimal untuk menjawab tantangan jangka panjang tersebut.
Memperkuat Akuntabilitas Pemimpin Nasional
Jika presiden menjalankan tugas berdasarkan GBHN, maka evaluasi kinerja dapat dilakukan secara lebih objektif. Rakyat maupun lembaga negara dapat menilai apakah pembangunan sesuai arah yang telah ditetapkan. Ini mendorong terwujudnya kepemimpinan yang bertanggung jawab, tidak hanya kepada dinamika politik jangka pendek, tetapi juga terhadap mandat konstitusional dan komitmen pembangunan jangka panjang.
Mengurangi Politik Populis dan Kebijakan Jangka Pendek
Tanpa GBHN, terdapat kecenderungan pemimpin fokus pada program-program populis yang cepat terlihat hasilnya demi kepentingan elektoral. GBHN menempatkan pembangunan jangka panjang di atas kepentingan politik jangka pendek. Dengan demikian, negara dapat mendorong kebijakan yang lebih rasional, berbasis data, dan berorientasi pada kepentingan nasional jangka panjang.
Dengan demikian, keberadaan GBHN bagi suatu negara memegang peranan penting dalam memastikan arah pembangunan yang konsisten, terencana, dan berkesinambungan. Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, negara memerlukan pedoman yang kuat dan visioner untuk membangun masa depan secara terarah. GBHN bukan semata-mata dokumen perencanaan, melainkan fondasi strategis yang menghubungkan kepentingan jangka pendek dan jangka panjang, memperkuat integrasi nasional, serta memastikan keberlanjutan upaya mewujudkan tujuan bernegara.
- Penulis, motivator, mantan anggota Kompolnas RI, dan pengamat pertahanan dan keamanan
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!