Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

VISI | Pelajaran dari Muhammadiyah untuk Perbankan Syariah

ED
Selasa, 11 Juni 2024 | 08:36 WIB
Bagikan
VISI | Pelajaran dari Muhammadiyah untuk Perbankan Syariah

Sejarah dan Dominasi BSI

Sejak merger tiga bank syariah BUMN pada 2021, BSI telah mendominasi industri perbankan syariah nasional dengan menguasai 40% dari total aset perbankan syariah. Langkah Muhammadiyah ini meskipun tidak mengubah dominasi BSI secara signifikan, dapat mendorong persaingan yang lebih sehat di industri perbankan syariah.

Piter Abdullah, Executive Director Segara Research Institute, juga menekankan bahwa tekanan likuiditas akibat penarikan dana besar dapat berdampak pada profitabilitas bank jika tidak segera ditangani. BSI perlu mengelola likuiditasnya dengan bijak, mengingat sebagian besar dana bank sudah disalurkan dalam bentuk pembiayaan dan tidak berada dalam bentuk cash.

Meskipun menghadapi tantangan ini, Corporate Secretary BSI, Wisnu Sunandar, menyatakan bahwa kondisi keuangan BSI masih stabil. Dengan total aset per April 2024 sebesar Rp350,67 triliun dan Dana Pihak Ketiga Rp293,2 triliun, pertumbuhan tahunan mencapai 11,94% dan 9,41% masing-masing. Pembiayaan juga tumbuh 17,94% yoy, sehingga posisi FDR berada pada 85,72%.

Menuju Perbankan Syariah yang Lebih Sehat

Langkah Muhammadiyah ini memberikan pelajaran berharga bagi BSI dan industri perbankan syariah secara keseluruhan. Perbankan syariah perlu memastikan manajemen likuiditas yang kuat, transparansi, dan hubungan baik dengan para pemangku kepentingan. Dengan demikian, industri perbankan syariah di Indonesia dapat berkembang lebih sehat dan berkelanjutan, serta mampu menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih baik.***

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.