VISI.NEWS, Tujuh Tahun Menjaga Integritas Media Siber

ED
Kamis, 4 Desember 2025 | 21:21 WIB
Bagikan
VISI.NEWS, Tujuh Tahun Menjaga Integritas Media Siber

VISI.NEWS | BANDUNG -Memasuki usia delapan tahun bagi sebuah media siber bukan hanya soal hitungan angka, tetapi perjalanan panjang dalam menjaga integritas, mencari kebenaran, dan menyuarakan aspirasi publik. Di era informasi yang serba cepat, keberadaan media menjadi penopang penting bagi demokrasi dan literasi. Hal itu disampaikan Founder dan CEO VISI.NEWS, Aep S. Abdullah, saat tasyakur bin ni'mah hari jadi media siber ini di kantor Redaksi, di Baleendah, Kamis (4/12/2025) malam.

VISI.NEWS didirikan pada tahun 2017. Setelah melalui masa pengembangan awal, pada 3 Desember 2018 VISI.NEWS resmi dilaunching dan tanggal tersebut kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran media ini. Tonggak penting dicapai pada Mei 2020 ketika VISI.NEWS terverifikasi faktual oleh Dewan Pers, menandai pengakuan atas profesionalitas dan standar kerjanya.

Pada tasyakuran tersebut, Aep mengingatkan pesan Al-Qur’an dalam QS. Al-Hujurat: 6 tentang pentingnya meneliti kebenaran setiap berita sebelum disebarkan. “Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya,” ungkapnya.  Sebuah pengingat agung bahwa disiplin dalam melakukan verifikasi adalah fondasi jurnalisme yang sejati.

Tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam rentang tersebut, VISI.NEWS melewati beragam dinamika: perubahan teknologi, situasi politik yang fluktuatif, tantangan ekonomi, hingga perilaku pembaca yang terus berubah. Menurut Aep, perjalanan ini mengajarkan bahwa kecepatan penyampaian berita bukanlah segalanya. “Ketepatan jauh lebih utama,” tegasnya, seraya mengutip pesan Albert Einstein tentang pentingnya belajar dari kesalahan.  “Siapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, berarti ia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru.” Kesalahan yang diperbaiki dengan integritas justru menjadi batu pijakan untuk tumbuh lebih kuat.

Di balik setiap berita yang tayang, terdapat kerja-kerja senyap yang tidak terlihat mata publik. Mulai dari proses verifikasi yang ketat, diskusi redaksi yang panjang, hingga keberanian menolak informasi meragukan meski tampak menarik. Aep mengingatkan sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi: “Cukuplah seseorang dianggap berdusta ketika ia menceritakan setiap apa yang ia dengar.” Prinsip inilah yang menurutnya menjadi fondasi VISI.NEWS dalam bekerja.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.