VISI | Mulai Dari Satu Langkah
Oleh: Drajat
- Guru
- Ketua Ikatan Doktor Ilmu Pendidikan, IDIP Kab. Bandung
- Wasekjen Komnasdik
- Hipnoterapis
- APKS PGRI Prov. Jabar
TIDAK ada pohon besar yang tiba-tiba menjulang ke langit dalam satu malam. Tidak ada sungai yang langsung menjadi besar tanpa melalui aliran-aliran kecil. Tidak ada manusia yang tiba-tiba berhasil tanpa melewati proses panjang yang sering kali tidak dilihat oleh siapa pun. Segala sesuatu selalu dimulai dari satu langkah. Satu langkah yang sederhana. Satu langkah yang mungkin tampak kecil. Bahkan sering kali dianggap tidak berarti. Namun justru dari langkah kecil itulah perjalanan besar dimulai. Sayangnya, banyak orang hanya melihat hasil akhir.
Mereka melihat seseorang sukses lalu mengira keberhasilan itu datang begitu saja. Mereka melihat seseorang menjadi pemimpin, pengusaha, penulis, guru hebat, atlet berprestasi, atau ilmuwan terkenal, tanpa menyadari ribuan langkah kecil yang pernah dilalui. Padahal keberhasilan bukan hadiah yang jatuh dari langit. Keberhasilan adalah akumulasi dari usaha-usaha kecil yang dilakukan terus-menerus dengan penuh kesabaran.
Kita hidup di zaman yang serba cepat. Makanan tersedia dalam hitungan menit. Informasi hadir dalam hitungan detik. Belanja cukup dari layar telepon genggam. Akibatnya, banyak orang tanpa sadar ingin memperoleh hasil yang cepat pula. Mereka ingin sukses dalam waktu singkat. Mereka ingin kaya tanpa proses. Mereka ingin dihargai tanpa perjuangan.
Alam mengajarkan hal yang berbeda. Benih yang ditanam hari ini tidak akan langsung berbuah esok pagi. Ia harus menembus tanah. Menghadapi panas. Menghadapi hujan. Menghadapi angin. Barulah suatu hari tumbuh menjadi pohon yang kokoh. Demikian pula manusia. Tidak ada jalan pintas menuju keberhasilan yang sejati. Semua membutuhkan waktu. Semua membutuhkan proses. Dan semua membutuhkan ketekunan.
Ada banyak orang yang memiliki bakat. Ada banyak orang yang memiliki kecerdasan. Ada banyak orang yang memiliki kesempatan. Namun tidak semuanya berhasil. Mengapa? Karena keberhasilan sering kali tidak ditentukan oleh bakat semata. Keberhasilan ditentukan oleh kemampuan untuk tetap berjalan ketika orang lain memilih berhenti. Itulah yang disebut ketekunan. Ketekunan adalah kemampuan untuk bertahan ketika keadaan tidak sesuai harapan. Ketekunan adalah keberanian untuk melangkah meskipun jalan terasa berat. Ketekunan adalah kesediaan untuk bangkit kembali setelah kegagalan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!