Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

VISI | Ketika Mahasiswa Lebih Disiplin: Refleksi Evaluasi dan Kepatuhan Kolektif

ED
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 05:17 WIB
Bagikan
VISI | Ketika Mahasiswa Lebih Disiplin: Refleksi Evaluasi dan Kepatuhan Kolektif

Evaluasi Diri sebagai Akhlak Publik

Akhlak bukan hanya soal tutur kata yang sopan, tetapi keberanian menilai diri sendiri. Dalam birokrasi, keberanian ini berarti berani mengakui kekurangan kebijakan. Dalam dunia olahraga, berarti jujur melihat kelemahan strategi. Dalam pendidikan, berarti terbuka untuk memperbaiki sistem pembelajaran. Bangsa yang besar bukan bangsa tanpa kegagalan, melainkan bangsa yang mampu menjadikan kegagalan sebagai bahan belajar. Dan itulah esensi akhlak evaluatif — memandang setiap kekalahan sebagai peluang memperkuat sistem dan memperdalam nilai.

Penutup: Dari Kelas ke Ruang Publik

Ketika mahasiswa lebih disiplin, itu bukan sekadar keberhasilan teknis, tetapi kemenangan moral. Mereka menunjukkan bahwa kedisiplinan dan kepatuhan bisa dibangun tanpa pengawasan ketat, asal ada budaya refleksi dan rasa tanggung jawab bersama. Bangsa ini bisa belajar dari ruang kuliah sederhana itu: bahwa sistem hanya akan berfungsi baik jika dijalankan oleh manusia yang berani mengevaluasi diri. Kemenangan sejati bukan tentang mengalahkan lawan, tetapi mengalahkan kelalaian dan keangkuhan diri sendiri. Dari kelas kecil itu, kita belajar bagaimana akhlak evaluatif bisa menjadi jalan menuju kemajuan kolektif. Wallahu A’lam.***

Teaser “Mahasiswa menunjukkan, disiplin sejati lahir dari kesadaran kolektif, bukan pengawasan. Saat publik abai evaluasi, ruang kuliah justru menumbuhkan refleksi perubahan.”

  • H. A. Rusdiana, Guru besar Manajemen Pendidikan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
  • Peraih Nominasi Penulis Opini terproduktitf di Koran Harian Umum Kabar Priangan.
  • Dewan Pembina PERMAPEDIS Jawa Barat; Dewan Pakar Perkumpulan Wagi Galuh Puseur.
  • Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Mishbah Cipadung Bandung dan Yayasan Pengembangan Swadaya Mayarakat Tresna Bhakti Cinyasag Panawangan Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.