VISI | Ijazah Jokowi Palsu ? 

ED
Rabu, 16 April 2025 | 09:35 WIB
Bagikan
VISI | Ijazah Jokowi Palsu ? 

Dan, jangan lupa. Pemberhentian presiden secara hukum itu tak bisa asal tunjuk. Ada mekanismenya, yaitu impeachment. UUD 1945 Pasal 7A bilang, presiden bisa dimakzulkan jika terbukti melakukan pelanggaran hukum berat seperti korupsi, pengkhianatan, atau tindak pidana berat.

Nah, apakah ijazah palsu masuk kategori berat? Kalau dipakai untuk mendapat jabatan publik, ya bisa jadi berat. Tapi karena sekarang Jokowi sudah mantan, ya proses impeachment lewat DPR dan MK tidak relevan lagi. Jadi, paling mentok, sanksi hukum atau moral.

Bicara soal contoh, kita punya banyak pejabat yang kejeblos karena ijazah palsu. Tahun 2014, ada caleg DPRD di DKI Jakarta dicoret KPU karena ijazahnya ketahuan "print sendiri". Ada juga kepala desa yang dibatalkan pelantikannya karena ijazahnya ternyata dari UDM alias "Universitas Dunia Mimpi".

Bahkan pada 2020, seorang pejabat di NTT dihukum satu tahun penjara karena terbukti menggunakan ijazah palsu, waktu daftar jadi ASN. Artinya, kasus begini bukan hal baru. Tapi baru kali ini, levelnya "Presiden". Kelas berat!

Tapi lucunya, publik kita kadang lebih peduli ijazah artis Korea daripada ijazah pejabat. Coba aja bilang: "Ijazah Jokowi dipertanyakan!" Jawabannya: "Tapi dia udah kerja bagus kok, lagian presidennya merakyat." Eh, jadi debat rasa warung kopi.

Nah, yang jadi pertanyaan penting: kalau terbukti palsu, rakyat bisa apa? Nuntut balik? Minta ganti rugi? Dalam hukum perdata, secara teori bisa aja, tapi secara praktik? Sulit. Negara tidak bisa "nge-refund" masa lalu kayak kita mengembalikan barang di e-commerce.

Jadi, kemungkinan besar konsekuensinya adalah, rusaknya kredibilitas. Reputasi bisa rontok. Sejarah bisa berubah catatan. Bayangkan, buku pelajaran diubah: "Presiden ke-7 Indonesia ternyata... eh... ya gitu dech."

Tapi ingat: ini semua andaikan. Sampai detik ini, tidak ada keputusan hukum yang menyatakan ijazah Jokowi palsu. Sudah dibahas di MK, bahkan pihak sekolah dan kampusnya pun sudah klarifikasi. Jadi jangan buru-buru nge-judge, apalagi cuma bermodal hoaks WA grup keluarga.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.