VISI | Gulung Tikar BPR

ED
Rabu, 6 Desember 2023 | 07:27 WIB
Bagikan
VISI | Gulung Tikar BPR

Oleh Idat Mustari

BPR singkatan dari Bank Perkreditan Rakyat, yang hari ini berubah menjadi Bank Perekonomian Rakyat, lahir dengan sejarah yang panjang. BPR punya peran penting dalam sistem perekonomian tanah air, terutama dalam pemberian kredit pada sektor pemberian kredit kepada Usaha Mikro dan Kecil.

Tentu menjadi keprihatinan ketika membaca berita tentang gulung tikarnya BPR, seperti yang dialami oleh BPR karya Remaja Indramayu (BPR KRI) yang ditutup pada tangal 12 September 2023. Padahal BPR itu dibangun dari sejak lama, yang berdasarkan sejarah pendiriannya pada tanggal 22 Maret 2010. Itu artinya 13 tahun sudah BPR ini menjadi penggerak perekonomian di Indramayu.

Menurut Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya pernah mengatakan mengatakan permasalahan tata kelola bisnis kerap menjadi penyebab bangkrutnya bank ‘wong cilik’.

LPS pun bakal mendalami permasalahan dengan melakukan investigasi pada bank tersebut. Artinya, jika memang ada pihak-pihak yang dengan sengaja merugikan bank sehingga bank ini menjadi bank gagal, maka LPS akan menindaklanjutinya ke jalur hukum. “Mereka yaitu manajemen dan pemilik saham BPR, atau siapa pun yang misalnya melakukan tindak kejahatan perbankan akan kami kejar terus untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (25/10/2023).

Dengan demikian BPR-BPR akan secara seleksi alam akan jatuh berguguran, tentu bagi mereka yang tidak merapkan tata kelola perusahaan dengan baik atau Good Corporate Governance. (Good Corporate Governance) yang selanjutnya disebut GCG adalah tata kelola BPR yang menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban (responsibility), independensi (independency), dan kewajaran (fairness).

Penerapan Tata kelola sangat erat kaitannya dengan mentalitas, integritas, kejujuran, amanah. Begitupun prilaku tidak jujur, tidak integritas, korupsi, kolusi bisa merusak penerapan tata kelola.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.