VISI | Filsafat Metafisika
Dengan kata lain, metafisika berusaha menjawab pertanyaan tentang "hakikat dari segala sesuatu" yang mendasari kenyataan yang dapat kita amati.
2. Sub-bidang Utama Metafisika
Metafisika dibagi menjadi beberapa sub-bidang utama yang saling berhubungan. Di antaranya adalah:
Ontologi: Studi tentang apa yang ada, yaitu hakikat dan kategori dasar dari segala bentuk eksistensi. Ontologi bertanya, apa yang ada di dunia? Apa perbedaan antara objek material dan immaterial? Apa itu realitas?
Contoh masalah ontologi adalah perdebatan tentang apakah entitas non-material seperti pikiran atau jiwa dapat dianggap ada.
Kosmologi Metafisik: Studi tentang asal usul dan struktur alam semesta secara keseluruhan. Ini mencakup pertanyaan tentang bagaimana dunia ini bermula, apakah dunia ini kekal atau memiliki awal dan akhir, dan apakah ada tujuan atau rencana yang lebih besar di balik struktur alam semesta.
Teori Kausalitas: Filsafat tentang sebab-akibat. Dalam metafisika, kausalitas mencakup pertanyaan mengenai bagaimana peristiwa dan fenomena saling berhubungan dan apa yang menyebabkan sesuatu terjadi. Misalnya, apakah ada sebab pertama yang memulai segalanya, ataukah dunia ini bergerak melalui serangkaian sebab-akibat tanpa awal yang jelas?
Filsafat Waktu dan Ruang: Masalah mengenai hakikat waktu dan ruang adalah salah satu masalah klasik dalam metafisika. Apakah waktu itu nyata, atau hanya sebuah konstruksi manusia? Apakah ruang itu adalah wadah kosong tempat peristiwa terjadi, atau sesuatu yang lebih mendalam dan mempunyai eksistensi yang independen?
3. Metafisika dalam Sejarah Filsafat
Filsafat metafisika sudah ada sejak zaman Yunani kuno dan berkembang sepanjang sejarah filsafat. Beberapa tokoh utama dalam perkembangan metafisika adalah:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!