VISI | Antara Kontrol Publik dan Manipulasi Informasi
Pers dan media sosial seharusnya tidak saling menggantikan, tetapi saling melengkapi. Media sosial dapat menjadi alat bagi pers untuk menjangkau audiens yang lebih luas, sementara pers tetap mempertahankan standar jurnalistik yang tinggi. Jika tidak ada keseimbangan, kita berisiko masuk ke era di mana opini yang viral lebih dipercaya daripada kebenaran yang terverifikasi.
Korupsi adalah musuh bersama, dan untuk melawannya, kita membutuhkan pers yang kuat serta masyarakat yang kritis dalam menerima informasi. Jika media sosial hanya menjadi alat propaganda, maka pers harus tetap menjadi benteng terakhir dalam mengungkap kebenaran.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!