Vietnam dan Singapura ke Semifinal ASEAN Hyundai Cup
VISI.NEWS — Vietnam dan Singapura memastikan tiket ke semifinal ASEAN Hyundai Cup™ 2026 setelah menyelesaikan pertandingan terakhir Grup A. Vietnam melaju sebagai juara grup setelah mengalahkan Kamboja 3-1 di Hanoi, sementara Singapura lolos sebagai runner-up usai bermain imbang 1-1 melawan Indonesia di Jalan Besar Stadium.
Vietnam yang berstatus sebagai juara bertahan tampil sebagai pemuncak Grup A dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan. Tim asuhan Kim Sang-sik unggul dua poin atas Singapura yang mengakhiri fase grup di posisi kedua.
Kemenangan Vietnam atas Kamboja tidak lepas dari penampilan gemilang Nguyễn Đình Bắc. Penyerang berusia 21 tahun itu mencetak dua gol sekaligus memastikan Vietnam tetap berada di puncak klasemen. Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Đình Bắc di turnamen meningkat menjadi lima.
Vietnam membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui aksi individu Đình Bắc. Mendapat tekanan dari Hikaru Mizuno, pemain muda tersebut mampu berbalik arah dengan cepat sebelum melesat meninggalkan dua pemain bertahan Kamboja.
Đình Bắc kemudian menuntaskan aksinya dengan tembakan yang melewati kiper Koy Salim untuk membawa Vietnam unggul 1-0.
Kamboja tidak menyerah meski terus berada dalam tekanan. Tim tamu akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-71 melalui pemain pengganti Iago Bento.
Bento memanfaatkan umpan panjang yang dikirim dari wilayah pertahanan Kamboja. Setelah menerima bola, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang tidak mampu dihentikan lini belakang maupun kiper Vietnam. Skor berubah menjadi 1-1.
Vietnam kembali berada di depan pada menit ke-84 setelah Im Vakhim justru memasukkan bola ke gawang sendiri ketika berusaha menghalau upaya Nguyễn Xuân Son.
Keunggulan tersebut kemudian dipastikan menjadi kemenangan pada menit ke-89. Đình Bắc kembali menunjukkan ketenangannya dengan melakukan lob melewati Koy Salim. Bola masuk ke gawang dan Vietnam menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Hasil tersebut sekaligus mengukuhkan Vietnam sebagai juara Grup A dan memperpanjang langkah mereka dalam upaya mempertahankan gelar ASEAN Hyundai Cup™.
Di pertandingan lainnya, Singapura harus bekerja keras untuk memastikan tempat di semifinal setelah ditahan Indonesia 1-1 di Jalan Besar Stadium.
Indonesia sebenarnya datang dengan misi wajib menang. Skuad asuhan John Herdman membutuhkan tiga poin untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, tetapi hasil imbang membuat mereka harus tersingkir dari persaingan.
Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-47. Dony Pamungkas melakukan cutback dari sisi kiri yang kemudian diselesaikan Ragnar Oratmangoen. Pada percobaan keduanya, Oratmangoen berhasil mengarahkan bola melewati kiper Singapura Izwan Mahbud.
Singapura tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk memberikan respons. Pada menit ke-66, tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan setelah terjadi kesalahan koordinasi di lini belakang Indonesia.
Sebuah umpan lambung masuk ke area penalti Indonesia dan membuat Rizky Ridho serta kiper Cahya Supriadi berada dalam situasi sulit. Bola kemudian jatuh ke kaki Ilhan Fandi yang langsung melepaskan tembakan ke gawang yang sudah kosong.
Gol tersebut menjadi gol ketiga Ilhan Fandi sepanjang turnamen dan sangat menentukan perjalanan Singapura ke semifinal.
Hasil 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Singapura pun mengamankan posisi kedua Grup A dengan delapan poin, sekaligus mengakhiri perjuangan Indonesia di fase grup.
Bek Singapura Shah Shahiran menilai keberhasilan timnya tidak lepas dari kerja keras dan kedisiplinan seluruh pemain.
"Saya senang dengan hasilnya. Kredit untuk tim yang bekerja keras bersama," kata Shah.
Menurut dia, disiplin menjadi salah satu faktor penting yang membantu Singapura melewati persaingan ketat di Grup A.
"Kami akan kembali bermain di semifinal. Pelatih Gavin mengatakan bahwa tekanan adalah sebuah keistimewaan dan saya senang menjadi bagian dari tim ini. Kami menantikan semifinal," ujarnya.
Dengan lolosnya Vietnam dan Singapura, persaingan semifinal ASEAN Hyundai Cup™ 2026 kini memasuki fase yang lebih menentukan. Lawan kedua tim tersebut akan ditentukan dari hasil persaingan Grup B.
Singapura dijadwalkan menjadi tuan rumah leg pertama semifinal melawan runner-up Grup B pada 15 Agustus. Leg kedua akan dimainkan tiga hari kemudian.
Sementara Vietnam akan menjalani leg pertama semifinal pada 16 Agustus menghadapi runner-up Grup B, sebelum memainkan pertandingan leg kedua di kandang sendiri pada 19 Agustus.
Persaingan Grup B sendiri masih harus menunggu hasil pertandingan terakhir yang mempertemukan sejumlah tim kandidat semifinal. Thailand dijadwalkan menghadapi Myanmar di Rajamangala Stadium, Bangkok, sedangkan Malaysia bertemu Filipina di Kuala Lumpur Football Stadium.
Kedua pertandingan tersebut menjadi penentu komposisi semifinal dan akan menentukan siapa yang menjadi juara serta runner-up Grup B.
ASEAN Hyundai Cup™ 2026 sekaligus menjadi edisi istimewa karena kompetisi sepak bola terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut merayakan ulang tahun ke-30. Turnamen yang pertama kali digelar pada 1996 itu kini memasuki salah satu fase paling penting untuk menentukan dua tim yang akan melaju ke partai puncak.
Vietnam datang ke semifinal dengan status juara bertahan. Golden Star Warriors sebelumnya telah mengoleksi tiga gelar regional, yakni pada 2008, 2018, dan 2024. Mereka kini berambisi mempertahankan gelar sekaligus mencatat sejarah dengan meraih trofi secara beruntun.
Sementara Singapura berusaha menghidupkan kembali kejayaan mereka di turnamen regional. Tim tersebut merupakan juara empat kali dan terakhir kali mengangkat trofi pada 2012.
Dalam pertandingan Vietnam kontra Kamboja, Nguyễn Đình Bắc dinobatkan sebagai Hyundai Player of the Match. Sementara pada laga Singapura kontra Indonesia, penghargaan tersebut diberikan kepada Jacob Mahler.
Hasil pertandingan Grup A juga memperlihatkan ketatnya persaingan menuju fase gugur. Vietnam menjadi tim yang paling konsisten dengan mengumpulkan 10 poin, sedangkan Singapura mengamankan posisi kedua setelah mampu mempertahankan keunggulan dua poin atas pesaingnya.
Kini perhatian beralih ke Grup B untuk menunggu dua tim yang akan menjadi lawan Vietnam dan Singapura di semifinal. Dengan format dua leg, pertarungan menuju final dipastikan berlangsung sengit karena setiap gol akan menjadi sangat penting dalam menentukan siapa yang berhak melangkah ke partai puncak ASEAN Hyundai Cup™ 2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!