Video Rasis tentang Keluarga Obama Muncul di Akun Trump, Gedung Putih Hapus tapi Presiden Menolak Minta Maaf
“Saya tidak melihat semuanya. Saya melihat bagian pertama, yang berbicara tentang kecurangan mesin pemilu, betapa curangnya, betapa menjijikkannya. Lalu saya menyerahkannya kepada tim. Biasanya mereka melihat keseluruhannya. Tapi saya kira kali ini ada yang tidak,” jelasnya.
Beberapa jam sebelum penghapusan, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut gelombang kecaman sebagai “kemarahan palsu.” Ia menggambarkan video itu sebagai meme internet yang menampilkan Trump sebagai “Raja Hutan” dan Partai Demokrat sebagai karakter dari film The Lion King.
Namun kritik datang dari dua kubu politik, termasuk dari Partai Republik sendiri.
Senator Republik Tim Scott, sekutu dekat Trump yang juga seorang warga kulit hitam, menulis di media sosial X, “Saya berdoa itu palsu karena itu adalah hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih ini. Presiden harus menghapusnya.”
Sejumlah anggota Partai Republik lainnya juga menyerukan agar Trump meminta maaf. Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, beberapa legislator Republik bahkan menghubungi Gedung Putih secara pribadi untuk menyampaikan keprihatinan mereka.
Dari pihak pembela hak sipil, kecaman juga keras disuarakan. Presiden NAACP Derrick Johnson menyebut video itu sebagai bentuk rasisme terang-terangan.
“Video Donald Trump jelas-jelas rasis, menjijikkan, dan benar-benar tercela. Para pemilih memperhatikan dan akan mengingat ini di kotak suara,” katanya dalam pernyataan tertulis.
Sementara itu, juru bicara keluarga Obama menolak memberikan komentar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!