Video Aguan Muncul di Roof Top Gedung Sate, Ini Komentar Netizen

ED
Kamis, 8 Mei 2025 | 19:11 WIB
Bagikan
Video Aguan Muncul di Roof Top Gedung Sate, Ini Komentar Netizen

VISI.NEWS | BANDUNG - Kemunculan sosok pengusaha besar Aguan di rooftop Gedung Sate bersama bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil alias KDM, mengundang berbagai reaksi dari warganet. Momen tersebut terekam dalam sebuah foto yang beredar di Instagram oleh akun @nambahboleh, Kamis (8/5/2025) langsung memicu perdebatan soal keterlibatan oligarki dalam kontestasi politik lokal. Banyak yang mempertanyakan alasan Aguan, yang kerap dikaitkan dengan kelompok “9 naga”, bisa berada di area yang dianggap sakral oleh masyarakat Jawa Barat.

Netizen pun tak tinggal diam. Akun 1one_johan menulis, “Gedung Sate itu sakral, Pak Gubernur... tak bisa sembarang orang naik rooftop apalagi oligarki.” Sementara akun johanismodhie menyindir, “Waduh rupanya KDM jadi ternaknya Naga To,” yang langsung direspons warganet lainnya dengan tawa dan tanda waspada terhadap campur tangan pengusaha besar dalam urusan pemerintahan.

Sebagian netizen mengaitkan kemunculan Aguan dengan strategi politik menjelang Pilkada dan Pilpres. Akun saprudinali30 menulis, “Setiap calon potensial pasti didukung dananya oleh 9 naga... dan itu tidak gratis.” Kekhawatiran bahwa dukungan seperti ini akan berdampak pada independensi pemimpin yang terpilih menjadi tema dominan di kolom komentar.

Namun tidak semua komentar bernada negatif. Beberapa warganet seperti fds_nirvana menyatakan bahwa pengusaha besar memang perlu dirangkul sebagai mitra pembangunan, selama pemerintah tetap mengedepankan regulasi yang adil dan tidak berpihak. Meski demikian, suara-suara yang menyarankan kewaspadaan terhadap “rayuan oligarki” tetap mendominasi diskusi.

Kehadiran Aguan di Gedung Sate terkait program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Peluncuran program digelar di kawasan Bojongloa Kaler, Sabtu (3/5/2025) dan dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma (Aguan).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.