Vatikan Ekskomunikasi SSPX Usai Tahbiskan Uskup Tanpa Izin Paus

Desi Rossilawati
Jumat, 3 Juli 2026 | 11:28 WIB
Bagikan
Vatikan Ekskomunikasi SSPX Usai Tahbiskan Uskup Tanpa Izin Paus

Paus Leo XIV. Anadolu Agency./visi.news/pri.

VISI.NEWS - Vatikan mengumumkan ekskomunikasi terhadap kelompok ultrakonservatif Serikat Santo Pius X (SSPX) setelah organisasi tersebut menahbiskan empat uskup baru tanpa persetujuan kepausan pada Rabu (waktu setempat).

Penahbisan tersebut dilakukan di Econe, Swiss, dan dinilai Vatikan sebagai tindakan yang melanggar otoritas Gereja Katolik Roma serta berpotensi menimbulkan skisma.

Keputusan ekskomunikasi ditandatangani oleh Prefek Dikasteri untuk Ajaran Iman, Kardinal Victor Manuel Fernandez, dan diumumkan 24 jam setelah upacara penahbisan berlangsung.

Sebelumnya, Paus Leo XIV telah memberikan peringatan terakhir kepada SSPX agar tidak melanjutkan penahbisan tersebut karena dianggap dapat memicu perpecahan dalam Gereja.

Vatikan menyatakan para pihak yang terlibat dalam penahbisan, termasuk Alfonso de Galarreta dan Bernard Fellay serta empat uskup baru yakni Pascal Schreiber, Michael Goldade, Michel Poinsinet de Sivry, dan Marc Hanappier, telah melakukan 'tindakan skismatik'.

"Ekskomunikasi tersebut memisahkan para uskup dan imam Serikat Santo Pius X dari Gereja Roma," kata Vatikan.

Dalam keputusan tersebut juga ditegaskan bahwa umat awam yang masih tergabung dengan SSPX dianggap ikut terkena ekskomunikasi.

Serikat Santo Pius X yang berbasis di Swiss didirikan pada 1970 oleh Uskup Agung Marcel Lefebvre, yang menolak sejumlah pembaruan dalam Konsili Vatikan II.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.