Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

Usulan Batas Kursi DPR, Harapan Suara Tak Hilang

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 15:26 WIB
Bagikan
Usulan Batas Kursi DPR, Harapan Suara Tak Hilang

Suasana rapat DPR terkait pembahasan aturan ambang batas partai /visi.news/Viva.co.id.

VISI.NEWS | JAKARTA- Di balik wacana perubahan aturan politik, ada satu hal yang menjadi perhatian, bagaimana memastikan suara rakyat benar benar tetap terwakili di parlemen.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengusulkan agar jumlah komisi di DPR dijadikan acuan ambang batas partai politik untuk masuk parlemen dan membentuk fraksi. Dengan jumlah komisi saat ini sebanyak 13, maka partai setidaknya harus memiliki minimal 13 kursi.Rabu, (29/4/2026).

"Misalnya, yang dijadikan acuan adalah sebenarnya berapa komisi yang ada di DPR. Nah itu kan sekarang diatur dalam tata tertib, seyogyanya diatur dalam Undang-Undang," kata Yusril.

Bagi masyarakat, wacana ini bukan sekadar soal angka kursi. Ini menyangkut apakah suara yang diberikan saat pemilu benar benar bisa terwakili dalam pengambilan keputusan di tingkat nasional.

Yusril menjelaskan, partai yang tidak mencapai jumlah kursi tersebut tetap memiliki peluang dengan cara bergabung atau membentuk koalisi. Dengan demikian, representasi tetap bisa terjaga.

"Dengan demikian, maka tidak ada suara yang hilang dan itu cukup adil bagi kita semua," katanya.

Di sisi lain, usulan ini juga membuka ruang diskusi baru tentang bagaimana sistem pemilu dapat lebih adil dan efektif. Tujuannya agar suara rakyat tidak terbuang, sekaligus memastikan parlemen tetap berjalan dengan struktur yang jelas.

Bagi publik, perubahan aturan seperti ini selalu membawa harapan sekaligus pertanyaan. Harapan agar suara mereka semakin kuat, dan pertanyaan apakah sistem yang baru benar benar mampu mewakili semua kepentingan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.