Ustadz ‘Anti Biasa’: Ngomong Bisnis, Ujungnya Surga

ED
Rabu, 8 April 2026 | 08:23 WIB
Bagikan
Ustadz ‘Anti Biasa’: Ngomong Bisnis, Ujungnya Surga

Ustadz Dr. Fatria Daha Saputra, Lc., M.A. /visi.news/ihda da'watul aba

“Besok juga ada jalan, besok juga ada yang bayar,” katanya ringan.

Ucapan itu seperti menenangkan, sekaligus menantang. Ia seakan ingin mengatakan bahwa ketenangan bukan datang dari kepastian hasil, melainkan dari keyakinan bahwa ada yang mengatur.

Ia lalu menggeser pembahasan ke hal yang lebih “duniawi”: bisnis. Tapi lagi-lagi, sudut pandangnya tak biasa. Ia mengaitkan manajemen perusahaan dengan kedekatan kepada Tuhan.

“Ngapain punya usaha kalau malah menjauhkan dari Allah,” katanya tegas.

Ia bahkan secara gamblang menyebutkan, jika ia memiliki usaha, maka waktu salat adalah garis batas yang tidak bisa ditawar. Semua aktivitas berhenti. Karyawan wajib salat berjamaah. Tidak ada kompromi.

Bagi sebagian orang, ini terdengar ekstrem. Tapi bagi Fatria, itu justru inti dari tanggung jawab. “Anak buah itu tanggung jawab kita di depan Allah,” ujarnya.

Ia bercerita tentang pengalaman mengelola perusahaan yang hampir bangkrut. Alih-alih fokus pada strategi bisnis semata, ia justru memperbaiki “hubungan vertikal”. Hasilnya, perlahan perusahaan bangkit. Bahkan, tiap tahun mampu memberangkatkan karyawan umrah.

Namun ia tidak menampilkan diri sebagai sosok tanpa cela. Ia bercerita tentang pengalaman pribadi ketika peluang besar—bahkan miliaran rupiah—seolah sudah di depan mata, tapi tak kunjung bisa diraih.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.