USS Dipercaya Kelola Beasiswa Sawit, APMI Sumsel Sambut Era Baru Sriwijaya
Ketua Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) Wilayah Sumatera Selatan, Benny, C.PS. /visi.news/ist
Ia mengingatkan bahwa dana program berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang menurutnya juga bersumber dari kontribusi industri dan petani sawit.
Karena itu, Benny menilai pengelolaan dana harus benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan kualitas SDM perkebunan.
“Dana ini tidak hanya berasal dari korporasi, tetapi ada kontribusi dan beban yang dilimpahkan ke pundak petani sawit. Maka pemanfaatannya harus benar-benar berdampak nyata bagi mereka,” ujarnya.
APMI Sumsel sendiri menyatakan siap bersinergi dan bergerak bersama mendukung USS agar mampu menjadi kampus percontohan dalam pengelolaan SDM sawit nasional.
Soroti Potensi Polemik Administrasi
Di akhir pernyataannya, Benny turut menyoroti adanya potensi persoalan administrasi terkait nomenklatur program beasiswa.
Ia menilai terdapat ketidaksinkronan istilah antara laman pendaftaran yang menggunakan nama “Beasiswa SDM Sawit” dengan rilis resmi BPDP yang menyebut “Beasiswa SDM Perkebunan”.
Menurut Benny, perbedaan istilah tersebut berpotensi memunculkan multitafsir mengenai cakupan program, apakah hanya dikhususkan untuk komoditas kelapa sawit atau terbuka juga bagi komoditas perkebunan lainnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!