Usai European Inventor Award (EIA) 2022, Fahmi Mubarok Tidak Pulang dengan Tangan Hampa
Prestasi Fahmi Mubarok membuka mata dunia akan potensi ilmuwan Indonesia. Tentunya kita berharap kedepannya akan ada ilmuwan-ilmuwan berbakat lainnya dari Indonesia yang mampu menorehkan prestasi kelas dunia, seperti di ajang EIA ini.
Setelah upacara EIA 2022, Presiden EPO António Campinos mengatakan, “Fahmi Mubarok dan Nuria Espallargas telah menunjukkan komitmen dan dedikasi mereka terhadap sains, dan kecerdikan mereka dalam menemukan solusi untuk tantangan yang dihadapi oleh industri. Kami senang mendapati seorang penemu dari Indonesia di antara finalis EIA tahun ini, yang telah berkontribusi untuk memajukan bidang ilmu material dengan bahan baru yang dapat diaplikasikan dan memiliki kegunaan yang luas. Mereka adalah inspirasi bagi ilmuwan lain yang bekerja untuk menciptakan dunia yang lebih aman, lebih cerdas, dan lebih berkelanjutan,” tutur António Campinos.
“Saya pribadi ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung kami untuk mendapatkan Popular Votes di EIA 2022. Saya berharap upaya kami tahun ini dapat menginspirasi dan membuka peluang bagi ilmuwan Indonesia lainnya untuk menciptakan prestasi yang dapat membuat bangsa kita bangga,” tutup Fahmi Mubarok.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!